Kendalikan Inflasi Jelang HKBN, Gubernur Pimpin HLM TPID Se-Sumsel

Ekonomi, News903 Dilihat

Palembang, Poskita.id – Dalam rangka pengendalian inflasi jelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) Idulfitri 1444 H, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan High Level Meeting (HLM) TPID Se-Sumatera Selatan pada Selasa, (11/4/2023) di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang.

Kegiatan HLM ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan sekaligus Ketua TPID Prov. Sumatera Selatan, H. Herman Deru; kepala daerah serta anggota TPID baik di tingkat Provinsi maupun tingkat Kab/Kota Se-Sumatera Selatan.

Gubernur Herman Deru dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan HLM ini merupakan sebuah langkah kongkret dalam rangka menekan inflasi Sumatera Selatan. Menjelang HBKN Idulfitri 1444 H, beliau menghimbau kepada kepala daerah dan instansi terkait untuk dapat terjun langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan pasokan, kestabilan harga, dan distribusi bahan pangan khususnya untuk komoditas beras, telur, daging ayam ras, daging sapi, dan ikan.

egiatan HLM tersebut diawali dengan acara Capacity Building bagi anggota TPID se-Sumsel dengan narasumber Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Dr Drs Sarwo Edhy SP MM MH, dan Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel dan Babel, Mohamad Alexander.

Dalam paparannya, Sarwo Edhy turut mengamini imbauan Gubernur Herman Deru, dimana dalam upaya pengendalian inflasi, pemerintah daerah dapat memberikan dukungan berupa pemantauan pasokan dan harga pangan, pelaksanaan gerakan pangan murah, maupun penguatan cadangan pangan pemerintah daerah.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta untuk dapat memberikan dukungan bagi Perum BULOG baik untuk penyerapan gabah/beras saat masa panen raya maupun pemantauan penyaluran beras SPHP. Lebih lanjut, Mohamad Alexander menyampaikan bahwa hingga 10 April 2023, pihaknya telah menyalurkan 16.727 ton beras SPHP di wilayah Sumatera Selatan.

Inflasi Sumatera Selatan pada bulan Maret 2023 masih terjaga di angka 0,20% (mtm) atau 4,92% (yoy). Secara tahunan, inflasi Sumsel masih berada di bawah level nasional yang sebesar 4,97% (yoy). Inflasi yang terjaga tentunya tidak lepas dari upaya yang dilakukan oleh TPID dan pihak terkait lainnya melalui strategi 4K, yaitu Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi yang efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *