oleh

Bagaimana Resolusi Keuangan Anda Tahun 2021?

PosKita.id – Menghadapi kondisi ekonomi global seperti sekarang ini mungkin ada beberapa resolusi keuangan yang belum tercapai, sementara tahun 2020 sudah kurang dari 3 (tiga) bulan. Tetapi, untuk mencapai resolusi atau target finansial tentu perlu adanya kedisiplinan dan kebiasaan sehat dalam mengelola keuangan yang dilakukan.

Menghadapi sisa tahun 2020 dan menyambut 2021, yuk mulai refleksi diri terhadap keuangan agar resolusi atau target keuangan tidak meleset, apalagi di era yang tak menentu seperti sekarang. Apakah sudah menyiapkan resolusi keuangan 2021?

Yuk mulai persiapkan resolusi keuangan 2021 dari sekarang! Apa saja yang perlu diperhatikan? Berikut Tipsnya!

1. Refleksi atas resolusi tahun sebelumnya


Bagi Anda yang sudah membuat resolusi 2020 namun ada beberapa resolusi yang belum tercapai atau bahkan tidak mungkin tercapai. Yuk coba refleksikan diri atas resolusi-resolusi tersebut, apakah terlalu tinggi? Atau karena kondisi ekonomi? Jika memang karena terdampak kondisi ekonomi, untuk tahun 2021 Sobat bisa membuat resolusi keuangan sedikit konservatif. Hal ini untuk menggiring Sobat berpikir lebih realistis. Terlebih di era yang serba tak menentu. Artinya, Anda perlu cermat memilah mana yang berhasil dijalani dan mana yang masih dalam status backlog. Dengan begitu, Anda akan tahu jika perlu mengurangi pengeluaran, meningkatkan tabungan, memotong utang, atau mencari instrumen investasi keuangan lain.

Paksakan diri untuk melacak pengeluaran. Kalkulasi jumlah yang didapatkan dari penghasilan bersih, dan lihat pengeluaran selama 9 bulan terakhir. Ini benar-benar akan memberitahu apakah Anda hidup sesuai kemampuan atau tidak.

2. Buat estimasi konservatif


Di era yang belum bisa diprediksi seperti beberapa bulan terakhir karena dampak pandemi Covid-19. Pakar perencana keuangan menyarankan untuk sedikit konservatif dalam mengelola keuangan.

Baca Juga ini Mas:  Nikmati Iftar Buffet dan Iftar Package di Wyndham Opi Hotel Palembang

Misalnya ketika menaksir harga rumah baru, buatlah perkiraan konservatif. Ambil variabel lain seperti inflasi dan nilai tukar rupiah sebagai acuan. Dengan mampu memperkirakan harga suatu barang pada tahun sebelumnya minimal 2 tahun terakhir. Estimasi ini akan memberi Anda rasa ‘sadar’ khususnya ketika hal-hal tidak berjalan sesuai rencana.

Asumsikan bahwa pengeluaran rutin seperti bahan makanan, biaya listrik, dan bahan Bakar Minyak (BBM) akan terus meningkat. Misalkan saat ini inflasi 2% dapat menyebabkan kenaikan harga di sebagian besar pengeluaran sehari-hari. Untuk BBM dan listrik, maka Anda harus mengestimasikan dengan harga yang jauh lebih tinggi karena dua komponen itu cukup sulit untuk diprediksi mengingat keadaan ekonomi global dan Indonesia yang belum menentu.

3. Antisipasi perubahan


Jika Anda berencana memiliki pengeluaran besar yang masih bisa diantisipasi, seperti tagihan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Pemilikan Apartemen ( KPA) atau Kredit Mobil, masukkan anggaran tersebut ke dalam rencana keuangan 2021 sedini mungkin, setidaknya memiliki hitungan batas atas dan batas bawah yang sesuai kemampuan Anda. Sehingga jika terjadi perubahan atas pendapatan bulanan, Anda masih tetap bisa untuk mencapai resolusi 2021.

4. Pastikan kebutuhan menjadi nomor satu


Kebanyakan orang gagal memiliki cukup uang untuk ditabung. Sebab, kebanyakan dari mereka gagal paham perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Tetapi jika Anda sudah mengetahui perbedaan keduanya, tentu akan sangat menolong karena Anda akan dapat menganggarkan uang dengan benar.

Setelah memisahkan keinginan dari kebutuhan dan tahu bagaimana memprioritaskan apa yang harus dipenuhi terlebih dahulu, Anda akan dapat tetap memiliki cukup banyak uang untuk membeli yang lebih berguna.

Lantas, bagaimana resolusi 2020 nya? Sudah berjalan sesuai rencana kah? Untuk resolusi keuangan yang terukur dan terarah, tentu bisa dimulai dari sekarang.  Selamat menyambut tahun baru 2021! Semoga resolusi keuangan Anda segera terwujud. (red)

Komentar

Berita Terbaru Lainnya