oleh

Breaking News: Sriwijaya Air Hilang Kontak

Jakarta, PosKita.id –  Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJY182 dikabarkan hilang kontak pada pukul 14.40 WIB, Sabtu (9/1).  Penerbangan SJY182 ini dioperasikan dengan pesawat Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC (MSN 27323).

Pihak Kementrian Perhubungan (Kemenhub) melalui Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati membenarkan bahwa pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJY182  telah terjadi hilang kontak sesaat lepas landas.

Menurutnya, pesawat Sriwijaya Air dengan call sign  SJY182 dengan jurusan jakarta-Pontianak sempat mengalami delay karena faktor cuaca.

“Pesawat ini sempat mengalami delay karena kondisi hujan. Sriwijaya Air SJ182 dijadwalkan berangkat pada pukul 13.50 WIB. Pesawat akhirnya lepas landas pada pukul 14.36 WIB,” ujar Adita.

Kemudian, pada pukul 14.37 WIB pesawat melewati ketinggian 1700 kaki semakin bertambah ketinggian sempat melakukan kontak dengan Jakarta, dan pada pukul 14.40 WIB pesawat hilang dari layar radar.

Pesawat seharusnya dijadwalkan tiba di Pontianak pukul 17.50 WIB.

Dari informasi yang diterima redaksi, ada 62 orang yang berada di pesawat Sriwijaya air SJY182

“Jumlah penumpang 62 orang, 50 penumpang 40 dewasa 7 anak-anak dan 3 bayi. Sementara ada 6 kru aktif aktif 6 kru ekstra,” kata Adita.

“Saat ini masih dalam investigasi dan dikoordinasikan dengan Basarnas dan Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT)

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Bencana, Bambang Suryohadi mengatakan Basasarnas pada pukul 14.55 menerima informasi terjadi lost contact terkait pesawat Sriwijaya Air.

“Setelah kita pelajari, kita cepat melakukan koordinasi dengan Cengkareng, dan beberapa potensi yanga ada di sana dan segera mengerahkan alut kita yang ada di Basarnas,” ujarnya.

Posisi pesawat setelah hilang kontak berada diantara Pulau Laki dan Pulau Lancang dengan jarak 1.5-2 mil.

“Beberapa informasi di lapangan, ditemukan beberapa serpihan yang dicurigai barang-barang dari pesawat Sriwijaya Air. Barang-barang tersebut sudah ada di kapal kita, rencananya akan tarik dan buka posko. Diharapkan malam ini bisa menemukan titik lokasi pesawat jatuh,” kata Bambang.

Sementara itu Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono mengatakan pihaknya menyiapkan operasi laut untuk melakukan pencarian serpihan Sriwijaya Air dan kotak hitam (black box) pesawat Sriwijaya Air apda Minggu (10/1) pagi.

“Kami akan bersama BMKG untuk mengevaluasi cuaca yang terjadi saat itu seperti apa, kami juga akan mewawancari beberapa nelayan yang melihat pesawat itu jatuh dan segera melakukan investigasi,” ujarnya.

KNKT bertanggung jawab melakukan investigasi. Pihaknya bersama Basarnas dan tim gabungan mengerahkan Kapal Barunajaya IV untuk melakukan pencarian kotak hitam Sriwijaya Air.

“Akan dikerahkan Kapal Barunajaya IV dan kapal milik Basarnas dan TNI Angkatan Laut untuk melihat kondisi perairan, dan akan digunakan alat survey bawah air untuk mencari benda-benda pesawat yang jatuh maupun blackbox,” katanya.

KNKT, Basarnas, Kemenhub, Kepolisian, pihak Sriwijaya Air dan stake holder lainnya terus melakukan koordinasi dalam proses pencarian Sriwijaya Air SJY182 yang hilang kontak pada Sabtu (9/1).

Sertifikat Dewan Pers

Komentar

Berita Terbaru Lainnya