Buntut Konten Rendang di BKB, Sultan Palembang Tuntut Wilie Salim Gelar Tepung Tawar

PALEMBANG1142 Dilihat

Palembang, Poskita.id – Kesultanan Palembang Darussalam secara resmi mengeluarkan maklumat sikap tegas terhadap konten kreator Willie Salim terkait video viral masak rendang di Benteng Kuto Besak (BKB) yang dinilai telah mencemarkan martabat budaya Palembang.

 

Sultan Mahmud Badaruddin (SMB)  IV Raden Muhammad Fauwaz Diradja, S.H. M.Kn. dalam pernyataannya menegaskan, Budaya semon (malu) yang menjadi ciri khas Wong Palembang telah dinodai oleh konten tidak bertanggung jawab ini.

 

Hadir diantaranya Mufti Kesultanan Palembang Darussalam Pangeran Muhammad Mustofa, pembakti Kesultanan Palembang Darussalam diantaranya Raden Zainal Abidin Rahman Dato’ Pangeran Puspo Kesumo,R.M.Rasyid Tohir,S.H, Dato’ Pangeran Nato Rasyid Tohir, Pangeran Jayo Syarif Lukman, Dato’ Pangeran Suryo Febri Irwansyah, Pangeran Mas’ud Khan , Dato’ Pangeran Surya Kemas A. R. Panji, Pangeran Sastro Fir Azwar , Pangeran Wiro Iskandar Sabani , Putri Ayu Kiki Kirana Leni Mastuti, youtuber Mang Dayat, seniman Palembang  Ali Goik, Genta, Ketua Dewan Kesenian Palembang M Nasir.

 

“Kami tidak akan tinggal diam!,” kata SMB IV  di istana adat Kesultanan Palembang  Darussalam di Jalan Sultan M Mansyur Palembang, Senin (24/3).

 

Kesultanan Palembang Darussalam menilai video tersebut bertentangan dengan tradisi makan Palembang yang menjunjung tinggi tata krama.

 

“Dalam budaya kami, tamu adalah raja yang harus dilayani dengan hormat, bukan dijadikan bahan ejekan,” katanya.

 

Sedangkan tuntutan yang tujukan ke   Wille Salim adalah Permintaan maaf terbuka di hadapan Majelis Adat Kesultanan Palembang Darussalam, Penghapusan seluruh konten terkait, Pelaksanaan ritual tepung tawar sebagai penebusan kesalahan.

 

Dan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berjalan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *