Palembang, Poskita.id — Pasca viral peristiwa keributan dua pedagang makanan di Kawasan Kambang Iwak (KI), Kecamatan Ilir Barat I Palembang beberapa hari yang lalu berujung dengan laporan polisi oleh salah satu pedagang yang mengklaim sebagai korban.
Kapolsek Ilir Barat I Kompol Rifan Wijaya membenarkan adanya laporan salah satu pedagang yang dibuat di Polrestabes Palembang malam setelah kejadian cek cok di kawasan Kambang Iwak (KI) Palembang.
“Ada satu yang sudah membuat laporan di Polrestabes Palembang atas nama Novel malam setelah kejadian percekcokan. Sedangkan satunya belum. Untuk di Polsek Ilir Barat I kami ada laporan percekcokan dua pedang di Kambang Iwak,”kata Rifan kepada Minggu (11/1/2026).
Meski demikian, pihak Polsek Ilir Barat I belum mengetahui penyebab keributan dua pedagang di Kawasan Kambang Iwak yang berujung dengan laporan polisi yang dibuat salah satu pedagang.
“Tapi mengimbau kedua belah pihak agar bisa menahan diri dan bisa menyelesaikannya melalui kekeluargaan. Alangkah baiknya diselesaikan secara damai meski,”pesannya.
Diketahui peristiwa keributan antar pedagang makanan dikawasan Kambang Iwak Palembang viral di media sosial.
Seperti yang diunggah oleh akun TikTok @novel_tiara11 sekaligus korban.
Dari video, terlihat kondisi dagangan makanan yang dijual Novel Tiara dilabrak oleh seorang wanita hingga berhamburan ke tanah.
Bahkan terdengar suara wanita yang memakai hijab hitam dan baju bercorak itu mengeluarkan kata-kata kasar saat keributan terjadi.
Makanan yang dijual berupa makanan kemasan (sandwich/kue) berhamburan di tanah, hancur, dan tidak lagi layak jual.
“Apo urusan kau hah? (apa urusan kamu),” kata pelaku kemudian membalikan meja dagangan hingga berserakan.
Korban yang tak terima lantas marah dan mendesak pelaku mengganti kerugian atas kerusakan dagangannya. “Ganti, ganti, bayar oi,” teriak korban.
“Etong ini etong, kecik igo nangani kau, kau juga ganti yang keponakan aku,
Hitung ini hitung, kecil cuma ngelawan kamu),” ucap wanita tersebut.
Selain merusak dagangan, wanita tersebut juga sempat melakukan tindakan kekerasan tendangan terhadap korban hingga harus dilerai seorang pria.
Aksi perusakan oleh wanita terhadap pedagang tersebut menjadi tontonan warga yang berada di tempat.(pfz)







