oleh

Del Piero : Dari Kiper, Legenda Juve Sampai Buka Restoran

-News-26 views

Poskita.id – Juventus salah satu klub di Seri A Italia, pasti mengenal sosok legendaris ini, dia disebut sebagai pangeran Turin Alessandro Del Piero..

Bagi fans Juve yang masih baru mungkin belum terlalu mengenal sosok Del Piero.

Nah, Poskita.id akan kembali menyajikan biograpi singkat sang pangeran Turin ini

Sebelumnya kami sampaikan seluruh artikel ini kami langsir dari berbagai sumber.

Alessandro Del Piero adalah Icon Juventus

Kapten dan Panutan bagi pemain Juve baik semasa dirinya menjadi pemain maupun saat ini.

Del Piero lahir pada tanggal 9 November 1974 di Conegliano Veneto, Italia dalam sebuah keluarga sederhana dimana ayahnya adalah seorang tukang listrik dan ibunya seorang ibu rumah tangga. Sementara tumbuh dewasa dianggap menggelikan Del Piero membuat dia hidup sebagai seorang sopir truk karena dia ingin melihat dunia di luar rumah, tetapi diubah pedesaan ambisinya untuk menjadi pemain sepak bola.

Del Piero sudah mempunyai ketertarikan yang besar terhadap dunia sepak bola sejak ia kecil. Di umurnya yang masih 7 tahun, ia bergabung di klub San Vendemiano. Saat itu, pesepakbola yang akrab disapa Ale ini berperan sebagai kiper sesuai permintaan ibunya. Hal itu karena beliau menganggap posisi tersebut aman dari berbagai cedera.

Namun sang kakak, Stefano, yang juga pemain bola di Sampdoria merasa Ale cocok bermain sebagai penyerang. Ia berpendapat Del Piero mempunyai kemampuan yang cukup kreatif untuk membantu menyerang, membuat assist maupun mencetak gol. Sejak saat itu Del Piero bermain sebagai penyerang.

Di usianya yang ke-13 tahun, Del piero pindah ke klub muda Padova Calcio. Ia memulai debutnya bersama Padova di Liga Italia Seri B, 1992. Gol pertamanya dibuat saat melawan klub Ternana.

Kesempatan untuk bermain secara profesional untuk pertama kalinya dengan bermain di Seri-B sebanyak empat kali. Pada musim berikutnya ia bermain 10 kali dan berhasil mencetak gol pertamanya.

Baca Juga ini Mas:  Juventus : Terima kasih, Cristiano

Tahun 1993, Juventus membeli Del Piero Berkat permainannya yang apik, seharga 5 miliar Lire.

Debutnya bersama Juventus terjadi saat melawan Foggia. Pada pertandingan berikutnya melawan Reggina, pria berwajah ganteng ini mencetak gol pertamanya bagi Juventus. Padahal kala itu ia menjadi pemain pengganti.

Del Piero kemudian berhasil menciptakan hat-trick pertamanya ketika Juventus melawan Parma pada musim yang sama.

Namanya semakin meroket saat berhasil mencetak hattrick melawan Parma. Prestasinya bersama Juventus juga cukup membanggakan. Ia ikut merasakan gelar juara Liga Seri A sebanyak 8 kali dan juara Liga Champions 1996 usai mengalahkan klub Ajax.

Del Piero secara bertahap berkembang menjadi sebuah ikon klub Juventus dan dipuja oleh pendukung klub.

Kesetiaan Del Piero terhadap Juventus juga tidak diragukan lagi. Saat Juventus harus terdegradasi ke Seri B tahun 2006, Del Piero tetap memilih bertahan bersama klub yang telah membesarkan namanya tersebut. Pemain setinggi 173 cm ini telah bermain selama 19 musim bersama Juventus hingga tahun 2012. Setelah itu, ia memutuskan untuk bermain bersama Sydney FC.

usai di Sydney FC, 2012-2014, Del piero menlanjutkan karier klub asal India, Delhi Dynamos,dan pensiun pada 2015.

Usai pensiun, Alessandro Del Piero, bukannya meneruskan karier di Sepak bola malah ia mulai berbisnis. bisnisnya itu tak ada hubungannya dengan dunia sepak bola.

Mantan bintang Italia itu sibuk mengurusi bisnis restoran. Nama restoran Del Piero adalah N10 Los Angeles pada tahun 2017.

Menariknya, Alessandro Del Piero sudah membuka cabang di dua negara yakni Los Angeles dan Milan.

Dan sempat pada tahun 2014 menjadi komentator di Sky Sport Italia.

Pada tahun 2019 Pemain Legendaris Juventus, Alessandro Del Piero, ia telah mengakuisisi klub Divisi III Liga Amerika, LA 10 FC, yang berbasis di Los Angeles.

Baca Juga ini Mas:  Babinsa Blado Berikan Edukasi Tentang Prokes Kepada Para Pengunjung Tempat Wisata Pagilaran

Suami dari Sonia Amoruso ini juga pernah membela Timnas Italia. Ia memulai karir internasionalnya di ajang Piala Eropa 1996 melawan Rusia. Del Piero kemudian membela Italia di Piala Dunia 1998 dengan melawan Kamerun. Momen yang paling membanggakan adalah saat ia menyumbang gol penalti ke gawang Perancis dan berhasil membawa Italia menjadi juara di ajang Piala Dunia 1996.

Ayah 3 anak ini ternyata juga punya ketertarikan di bidang musik. Ia pernah merekam beberapa album. Bahkan salah satu fansnya pernah terbangun dari koma selama 15 hari setelah mendengar rekaman lagu dari Del Piero. Selain itu Del Piero juga terkenal suka beramal. Ia sering terlibat dalam sejumlah badan amal salah satunya dengan menyumbangkan 5 juta Lire untuk organisasi penderita AIDS, tahun 1998.

 

Del Piero merupakan salah satu pencetak gol tercepat di Liga Champions. Pada tahun 1997. dia mampu membuat gol pada detik ke 20 ketika Juventus melawan Manchester United. Namun prestasinya masih kalah dengan Roy Makay.

Tak banyak pemain yang memiliki rasa kesetiaan begitu tinggi kepada klub seperti yang dimiliki Alessandro Del Piero. Sejak bergabung dengan Juventus pada tahun 1993, ia ini tetap bertahan dan tidak mau pindah meninggalkan I Bianconeri.

Di klub Asal Turin, dia memenangkan juara Seri A Italia tujuh kali (1995, 1997, 1998, 2002, 2003, 2005 dan 2006), Liga Champions UEFA sekali (1996), dan Piala Interkontinental (1996).

Dia menyelesaikan musim 2007-2008 Seri A sebagai pencetak gol terbanyak dengan 21 gol.

Del Piero terkenal dengan kemampuannya dalam menggiring bola. Ia juga menjadi penendang tendangan bebas yang jitu. Tak heran karena itulah ia dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di dunia dalam mengeksekusi free kick.

Baca Juga ini Mas:  Kembali ke MU, Christiano Ronaldo Tulis Pesan di Instagram

Del Piero adalah pemain yang sangat serbaguna yang bisa bermain di manapun di antara lini tengah dan serangan.

Dia dapat bermain sebagai penembak jitu atau striker, sebagai pendukung striker, sebagai gelandang atau sebagai lubang-pemain.

Alessandrao Del Piero juga terkenal memiliki karir internasional bersama tim nasional Italia.

Del piero juga berandil dalam memenangkan Piala Dunia Jerman 2006. Dia ditampilkan dalam Euro’96, Piala Dunia 2002, Euro 2000, Piala Dunia 2002 dan Euro 2004 juga.

Del Piero Sebenarnya banyak klub-klub besar Eropa yang tertarik dan ingin membeli Del Piero. Tapi ia menolaknya. Hatinya telah diberikan hanya kepada Juventus.

Ketika I Bianconeri terkena skandal Calciopoli dan harus terkena hukuman degradasi ke Seri B pada tahun 2006, Del Piero bahkan tidak meninggalkan klubnya itu. Ia tetap bertahan.

Berkat dirinya pula Juventus akhirnya berhasil kembali ke Serie-A.

Penampilan terbaik pria penggemar band Oasis ini adalah pada musim 1997-98. Bersama Juventus, Del Piero berhasil mencetak 21 gol sepanjang tampil di Seri A.

Di musim yang sama inilah ia juga menjadi top skorer Liga Champions dengan torehan sebanyak 10 gol.

Berbagai penghargaan telah banyak direbut pria yang hobi membaca ini. Tapi prestasi terbesarnya adalah ketika ia mendapatkan penghargaan Golden Foot 2007.

Penghargaan ini diberikan oleh World Champions Club kepada pemain yang usianya di atas 29 tahun yang dinilai berprestasi. Walaupun kariernya di timnas tidak sesukses ketika ia bermain di klub, tapi nama Del Piero tak pelak telah menjadi legenda Italia dan ikon sepak bola Eropa. (Red)

Sertifikat Dewan Pers

Komentar

Berita Terbaru Lainnya