Di Persimpangan Kenangan dan Keimanan: Kapolsek Merapi Barat Rela Melepas Vespa Antiknya

 

Lahat, Poskita.id – Ada keputusan-keputusan yang lahir bukan dari kepala, melainkan dari hati. Dan hari ini, Kapolsek Merapi Barat Iptu Chandra Kirana, S.H., mengambil salah satunya—keputusan yang membuat langkahnya berat, namun yakin.

 

Demi memakmurkan Masjid Amanah Polsek Merapi, ia rela melepaskan salah satu benda paling berharga yang menemaninya bertahun-tahun: sebuah Vespa Sprint 150 (Bagol) hijau, motor lawas yang sudah seperti bagian dari hidupnya sendiri.

 

Scooter itu bukan sekadar besi tua beroda dua. Ia adalah teman perjalanan, saksi bisu senyuman, lelah, dan kisah yang tak semua orang tahu. Surat-surat lengkap, mesin yang terawat, dan nomor polisi asal Medan adalah jejak perawatan yang dilakukan dengan penuh cinta. Namun hari ini, motor yang begitu berarti itu dilepas ke meja lelang dengan harga Rp35 juta.

 

Hari ini scooter itu dilepas ke meja lelang dengan harga awal Rp35 juta selanjutnya dilelang dengan kelipatan 100 ribu rupiah. Lelang dijadwalkan dibuka hari ini Minggu 07 Desember dan ditutup pada tanggal 14 Desember 2025 mendatang.

 

Berikut link lelang :             https://www.instagram.com/reel/DR8bZm1EuZqhCAUvEpt8E2OpcLYAe07S5LbPX00/?igsh=ZXM1bWh0ZWgzYzk=

Keputusan itu bukan karena motornya kehilangan nilai—justru karena nilainya terlalu tinggi, terlalu penuh kenangan. Tapi ada sesuatu yang lebih tinggi dari rasa sayang itu: keinginannya untuk memberi yang terbaik bagi rumah Allah.

 

Di balik wajah tegas polisi berpangkat Iptu itu, tersimpan pergulatan yang tidak kecil.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *