DPO Penyiraman Cuka Parah di Jalan Dr M Isa Diringkus, Ini Motifnya

Muhammad Adi pelaku penyiraman air keras di Jalan Dr M Isa saat dihadirkan di Polsek Ilir Timur II Palembang

Palembang, Poskita.id — Dua tahun buron, Muhammad Adi Saputra (42) pelaku penyiraman air keras atau cuka parah ke wajah Robby (38) hingga buta mata kiri akhirnya ditangkap anggota Reskrim Polsek Ilir Timur II di kediamannya pada Rabu 14 September 2022.

Diketahui motif Adi nekat menyiram air keras wajah Robby dilatar belakangi kesal dengan korban lantaran dikatai jelek saat bermain hadroh di Jalan M Isa Lorong, Bintara Kelurahan, Kuto Batu Kecamatan, Ilir Timur III Palembang pada 2019 lalu.

Kapolsek Ilir Timur II Kompol Fadilah Ermi Ersa Yani mengatakan ditangkap oleh tim buser Polsek Ilir Timur II Palembang. Pada Rabu (14/9/22), tersangka warga Jalan Dr M Isa Kelurahan, Kuto Batu. Sempat 2 tahun melarikan diri ke Jakarta setelah menyiram cuka parah terhadap korban.

“Dimana tersangka yang kita tangkap ini memang sudah menjadi daftar pencarian orang (DPO) setelah kejadian pada 28 September 2019 lalu,” kata Kapolsek Ilir Timur II Palembang Kompol Kompol Fadilah Ermi Ersa Yani, Senin (19/9/22)

Penyiraman cuka parah berawal ketika tersangka sedang mengisi acara hadroh di Jalan M Isa Lorong, Bintara Kelurahan, Kuto Batu Kecamatan, Ilir Timur III, kemudian korban yang menonton acara tersebut berbicara kalau yang dimainkan oleh tersangka jelek.

“Tak terima perkataan korban membuat tersangka marah, lalu pulang mengambil cuka parah dirumah. Kemudian melempar ke muka membuat korban mengalami buta mata sebelah kiri,” ungkap Fadilah.

Setelah kejadian lanjut Fadilah, tersangka melarikan diri ke Jakarta selama dua tahun. Kemudian sebelum akhirnya tersangka berhasil kita tangkap setelah anggota mengetaui keberadaannya, ia pun di tangkap di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Dihadapan polisi tersangka mengaku ia nekat menyiram cuka parah ke korban, karena korban lebih melempar batu ke arahnya saat tersangka main hadroh dikatai jelek. Sehingga tersangka marah lalu melemparnya dengan air keras atau cuka parah.

Baca Juga ini Mas:  Melawan, Petugas Tembak Mati Bandar Narkoba

“Kesal karena korban melempar batu arah saya dan mengenai habib diacara tersebut. Jadi pulang ambil cuka parah lempar ke mukanya, setelag kejadian saya langsung pergi ke jakarta dan bekerja tukang Bangunan,” ujarnya.

“Karena kangen dengan istri dan lima anak saya pun pulang ke palembang, sempat kerja di jakabaring sebelum akhirnya. Dirinya ditangkap oleh polisi, “tandasnya.(pfz)

Pos terkait

Comment