oleh

Fan Duga Taylor Swift Beri Bocoran Baru Red (Taylor’s Version)

Jakarta, PosKita.id –  Penggemar Taylor Swift atau Swifties berspekulasi idolanya memberikan petunjuk baru lagi mengenai Red (Taylor’s Version). Spekulasi itu muncul setelah Taylor Swift mengunggah reels Instagram pada Kamis (27/10).

Dalam video tersebut, Taylor Swift terlihat membacakan sekaligus memerankan kembali unggahan di Tumblr tujuh tahun lalu mengenai musim gugur.

Dengan klip yang mendukung, ia menarasikan unggahan tentang hal-hal yang disukai saat musim gugur, seperti topi, syal, kaus kaki selutut, aroma rempah-rempah, serta memanggang kue bertaburkan kayu manis.

Kucing-kucing kesayangan Taylor Swift, yakni Meredith, Olivia, dan Benjamin juga muncul dalam video singkat tersebut.

Tak hanya itu, video tersebut juga menampilkan tulisan di dalam sebuah buku biru.

“Just between us, did the love affair maim you too? (Hanya di antara kita, apakah cinta juga melukaimu?) ” tulisan di buku tersebut.

Tulisan tersebut kemudian membuat Swifties berspekulasi bahwa kalimat itu adalah potongan lirik dari bonus track yang akan dirilis dalam Red (Taylor’s Version).

Red (Taylor’s Version) akan menjadi album kedua yang ia rilis ulang setelah Fearless (Taylor’s Versin) pada April 2021.

Proyek ini menjadi langkah Taylor Swift mengambil kembali hak atas karya musik dari enam album pertamanya, setelah manajer musik, Scooter Braun, melalui perusahaan Ithaca Holding mengakuisisi label lama Taylor, Big Machine, pada Juni 2019.

Pada Juni 2021, Taylor Swift mengumumkan terkait album Red (Taylor’s Version) yang berisi 30 lagu. Ia mengatakan berusaha mencurahkan segenap kemampuan merekam ulang album Red.

“Ini akan menjadi pertama kalinya kalian mendengar semua 30 lagu yang ada di [album] Red. Dan, salah satunya bahkan berdurasi 10 menit,” kata Taylor Swift beberapa waktu lalu.

Hingga, Taylor Swift kemudian mengumumkan memajukan perilisan album Red (Taylor’s Version) satu pekan lebih awal dari rencana semula. Swifties bisa mulai mendengarkan Red (Taylor’s Version) yang rilis pada 12 November 2021.

Sumber : CNN Indonesia

Sertifikat Dewan Pers

Komentar

Berita Terbaru Lainnya