FORSEPSI, Bank Sampah Binaan PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel

Berita, Ekonomi512 Dilihat

Palembang, Poskita.id – Memilah Sampah Menabung Emas atau di singkat dengan MSME adalah program untuk mengajak masyarakat memanfaatkan nilai lebih dari sampah rumah tangga dengan cara memilah terlebih dahulu sampah an organic (plastik, kertas, logam dll) yang memiliki nilai ekonomis untuk di tabung melalui tabungan emas pegadaian.

Program Memilah Sampah Menabung Emas ini sudah di bentuk oleh PT Pegadaian dari Tahun 2018 di seluruh Wilayah kerja PT Pegadaian se-Indonesia, konsolidasi ini merupakan keberlanjutan program yang sudah berjalan selama ini sinergi yang kuat antara PT Pegadaian Wilayah III Sumbagsel dengan FORSEPSI serta bank sampah binaan di Provinsi Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jambi, Lampung dan Bengkulu.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada 2 Juli 2025 s/d 3 Juli 2025 untuk tahun ini dipusatkan di Kota Palembang yang dihadiri oleh 17 Bank Sampah Binaan PT Pegadaian Kantor Wilayah III Sumbagsel dari lima Provinsi tersebut dihadiri dan di buka langsung oleh Pemimpin Wilayah III Sumbagsel, Novryandi.

Dalam sambutannya, Pemimpin Wilayah III Sumbagsel, Novryandi menyampaikan bahwa pengelolaan sampah harus menjadi perhatian bersama.

“PT Pegadaian saat ini tidak hanya fokus dalam bisnis inti yaitu memperoleh laba yang setinggi-tingginya, namun termotivasi juga untuk fokus terhadap kepedulian sosial masyarakat,” kata dia.

Pada usia yang sudah 124 tahun, Pegadaian saat ini selalu memberikan edukasi dan literasi kepada masyarakat melalui Bank Sampah Binaan PT Pegadaian dengan semangat dan tekad yang sama untuk mensukseskan program pemerintahaan di Wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Melalui forsepsi keberlanjutan program memilah sampah menabung emas semakin dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat lebih terarah tepat sasaran edukasi dan literasi pengelolaan sampah serta kebermanfaatan pegadaian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *