oleh

Ingin ke Sabang? Siap-siap Tunjukkan Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Aceh, Poskita.id – Wali kota Sabang Nazarudin S.I.Kom mengeluarkan surat edaran yang berlaku bagi seluruh masyarakat yang ingin berkunjung ke Pulau Sabang, Minggu (26/9).

Surat yang dikeluarkan oleh wali kota Sabang tersebut ditujukan kepada kepala ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Banda Aceh, Direktur PT.Sakti inti makmur cabang Banda Aceh, pimpinan cabang PT. PUTRA MAJU GLOBAL INDONESIA,Para Camat, para Keuchik di seluruh Kota Sabang.

Dalam surat tersebut wali kota Sabang menjelaskan bahwa bagi siapa saja yang ingin ke kota Sabang provinsi Aceh harus menunjukkan sertifikat vaksinasi Covid-19 secara sah.

Sertifikat vaksinasi Covid 19 tersebut harus ditunjukkan kepada petugas sebelum membeli tiket kapal penyebrangan.

Dan bagi yang belum memiliki sertifikat Vaksin covid 19 di anjurkan untuk segera melaksanakan vaksin dan bagi yang belum untuk sementara tidak di perbolehkan datang maupun keluar dari kota Sabang.

Dalam surat tersebut juga dijelaskan bahwa bagi masyarakat atau siapa saja yang belum memenuhi persyaratan untuk di vaksin covid 19 harus menunjukkan surat keterangan dokter sebagai pengganti sertifikat covid 19.

Hal ini dilakukan guna untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona di kepulauan paling ujung Indonesia itu.

Salah seorang warga kota Sabang, Vivin oktavian (32) menyambut baik surat edaran wali kota Sabang tersebut, hal ini menurutnya sikap wali kota sebagai pemimpin kota Sabang harus tegas sehingga penyebaran dan pencegahan dalam memutuskan mata rantai virus Corona di kota Sabang bisa segera teratasi.

“Kita senang kalau wali kota tegas dan konsekuen dengan surat tersebut, namun sebelumnya masyarat juga harus banyak diberi sosialisasi tentang manfaat dari vaksin Corona ini, sehingga mereka sadar dan tanpa paksaan mau untuk divaksin,” kata dia.

Baca Juga ini Mas:  Penyerahan SK Harus Ikuti Prokes, Ini Penjelasan Setda Provinsi Aceh

Keputusan yang diambil wali kota sabang itu bertujuan untuk menindak lanjuti instruksi menteri dalam negeri No.44 tahun 2021, serta instruksi gubernur Aceh No.20/INSTR/2021, juga didasari dari hasil keputusan rapat Fokopimda kota Sabang tanggal 22 September 2021 tentang PPKM berbasis Mikro.

Surat edaran wali kota tersebut mulai berlaku pada tanggal 4 Oktober 2021, sebagai tembusan dari Surat tersebut di tujukan kepada seluruh stok holder yang terlibat dalam penanganan Covid-19. (Yas)

Sertifikat Dewan Pers

Komentar

Berita Terbaru Lainnya