oleh

Komplek Makam Sultan Mahmud Badaruddin II di Ternate Direhab

Ternate, Poskita.id –  Komplek makam pahlawan nasional dari Palembang, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II yang bernama asli Raden Hasan Pangeran Ratu yang berada di lokasi pekuburan Islam, Kelurahan Makassar Barat, Ternate Tengah, Provinsi Maluku Utara kini tengah di lakukan rehab oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Kini rehab tersebut masih berlangsung  apalagi dalam komplek makam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II ada tiga kuburan yang berdekatan. Jasad sang sultan berada di tengah. Di sisi kanannya adalah kuburan istrinya, Ratu Ulu Nyimas Zubaidah binti Kemas Haji Muhammad Alim, sementara di sisi kirinya adalah guru agama sultan, Al-Habib Umar bin Muhammad Assagaf.
Sekitar area itu, terdapat puluhan kuburan berderet rapi yang diyakini adalah kuburan keluarga dan pasukan setianya yang kala itu ikut diasingkan ke Ternate.

Sultan Palembang Darussalam , Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja SH MKn membenarkan informasi tersebut.

“Kita kedatangan tamu dari Ternate Sugeng Harianto (Zuriat Pangeran Adipati Abdurrahman bin SMB II) dimana beliau menceritakan saat ini makam SMB II di Ternate berserta kerabatnya di Ternate sedang diadakan rehab,” kata SMB IV usai menerima kunjunganSugeng Harianto adalah zuriat dari Pangeran Adipati Abdurrahman bin sultan Muhammad Bahauddin (Adik SMB II) di Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam di Jalan Sultan M Mansyur Palembang, Minggu (3/10).

Turut hadir Pangeran Panembahan Husin Muhammad Arsyad. merupakan (zuriat Pangeran Adipati Abdurrahman dan Raden Husin Diauddin), Raden Zainal Abidin Rahman Dato’ Pangeran Puspo Kesumo, R.M.Rasyid Tohir,S.H Dato’ Pangeran Nato Rasyid Tohir , Pangeran Jayo Syarif Lukman, Pangeran Suryo Vebri Irwansyah (Vebri Al Lintani), Pangeran Suryo Kemas A. R. Panji, dan Radenayu Rahmaniah.

Baca Juga ini Mas:  Kemenag dan Densus 88 Bahas Sinergi Pembinaan Narapidana

Rehab tersebut menurut SMB IV dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara.
Hingga kini rehab masih terus berlangsung dan rencana rehab dilakukan selama satu minggu lebih.

“Jadi mereka menginformasikan rehab itu yang terselenggara karena banyaknya keturunan kita disana turut memperhatikan makam-makam disana , jadi Alhamdulilah sekarang masyarakat Palembang di Ternate semakin mencintai adat, sejarah dan budaya kita sehingga begitu mereka kesini langsung ke Kesultanan Palembang Darussalam sekalian menceritakan perehaban tersebut,” katanya.

Dengan rehab ini menurutnya silaturahmi dan ukuwah dengan keluarga di Ternate dan Palembang semakin kuat dan terikat.

“Mudah-mudahan dengan rehab itu semakin menyatukan orang-orang Palembang yang ada di Ternate dan semakin menguatkan ukuwah kita dari Palembang ke Ternate,” kata SMB IV yang juga seorang notaris dan PPAT di Palembang. (red/ril)

Sertifikat Dewan Pers

Komentar

Berita Terbaru Lainnya