oleh

Mendes PDTT Buka Muskerwil DPW PKB Sumsel

Lubuklinggau, Poskita.id – Ketua DPP PKB Bidang Legislatif, Eksekutif dan Struktur, H Abdul Halim Iskandar sekaligus Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI, juga memberi motivasi kseluruh para Kader PKB kepada peserta Muskerwil DPW PKB Sumsel di Dewinda Hotel, Jumat (12/11).

Dalam sambutannya diacarah Muskerwil DPW PKB Sumsel, kader PKB sepakat mengusung Gus AMI atau Muhaimin Iskandar Ketua Umum DPP PKB diusung menjadi Presiden 2024.

Menurutnya, partai PKB jelas nasabnya atau runtut dari Nahdlatul Ulama. Untuk itu, semangat nasab ini harus ditempa terus.

“PKB tantangannya jelas dan sudah bagus, tinggal kerjanya saja. Untuk itu DPC 17 kabupaten/kota. 2 hal menjadi target utama setiap musyawarah kerja yaitu menang pemilu dan pilpres. Segala sesuatunya harus terukur,” ujar H. Abdul Halim Iskandar menjabat Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI (Mendes PDTT).

“Untuk itu PKB mesti menjadi partai yang solid, modern, dan memiliki metode kerja yang terukur,”Tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan mengatakan, Muskerwil dilaksanakan dalam rangka menghadapi pemilu yang tinggal menunggu waktu.

“Kita telah bercita-cita pada Muswil yang lalu menjuarai Pemilu legislatif 2024. Untuk itu menurunkan secara full strategi pemenangan ini dan Insya Allah PKB juara,”ujarnya.

Hadiri dalam Muskerwil DPW PKB Sumsel Wakil Ketua DPP PKB Bidang Legislatif, Eksekutif dan Struktur H. Abdul Halim Iskandar yang kini menjabat Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Ketua DPW H Ramlan Holdan, Ketua DPC PKB Lubuklingfau Yulius, Ketua DPC PKB Mura H. Moch Pianto, Ketua DPC PKB Muratara H Akisropi Ayub, Ketua Dewan Suro PKB Sumsel, KH Priyanto, Walikota Lubuklinggau H.SN. Prana Putra Sohe, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau Rodi Wijaya, KH. Ahmadi Ketua PCNU Kota Lubuklinggau,Ketua Dewan Syuro PKB Lubuklinggau, pengurus DPC PKB se Sumsel dan kader PKB serta Nadhlatul Ulama (NU). (Rizky)

Sertifikat Dewan Pers

Komentar

Berita Terbaru Lainnya