oleh

Menpora Amali Puji Kualitas Venue di Mimika Sport Center

Papua, Poskita.id –  Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali meninjau sekaligus menyaksikan pertandingan cabang olahraga atletik di Stadion Atletik Mimika Sport Center (MSC), Selasa (5/10) pagi. Menpora Amali yang mendapat kehormatan menyerahkan medali kepada pemenang nomor lompat jauh putri memuji kualitas venue atletik di MSC yang dibangun oleh Freeport Indonesia.

Amali meninjau sekaligus menyaksikan pertandingan cabang olahraga atletik di Stadion Atletik Mimika Sport Center (MSC), Selasa (5/10) pagi. Menpora Amali yang mendapat kehormatan menyerahkan medali kepada pemenang nomor lompat jauh putri memuji kualitas venue atletik di MSC yang dibangun oleh Freeport Indonesia.

Menpora  tiba pukul 09.00 WIT dan langsung memantau pelaksanaan protokol kesehatan yang ada di sekitar stadion. Termasuk para penonton yang ada di tribun VIP dalam menjaga jarak dan menggunakan masker. Setelah itu Menpora turun untuk menyaksikan pertandingan sekaligus menyerahkan medali kepada para pemenang.

Ia pun memuji Stadion Atletik di Mimika Sport Center yang dibangun oleh PT Freeport Indonesia.

“Saya lihat kualitas lapangan atletik di Mimika Sport Center yang dibangun oleh PT Freeport ini sangat luar biasa. Sebagai pemerintah saya sangat berterima kasih kepada Freeport yang terus mendukung kemajuan olahraga Indonesia,” kata Amali.

Sementara, Pada pertandingan nomor lompat jauh putri, atlet senior Maria Natalia Londa berhasil menjadi peraih medali emas dengan berhasil menyelesaikan lompatan sejauh 6,26 meter. Maria mencoba dua kali lompatan. Pada percobaan pertama, dia mencatatkan jarak 6,09 meter sedangkan pada lompatan kedua 6,26 meter.

Emas itu menjadi emas ketujuhnya selama keikutsertaan di PON dan keempatnya dari lompat jauh PON. Londa senang dengan hasil itu. Dia makin yakin sudah mengalahkan cedera meniscus kanan dan kiri yang membekapnya.

Baca Juga ini Mas:  Empat Rumah Kontrakan dan Satu Rumah Semi Permanen Hangus Terbakar

“Saya bersyukur bisa mendapatkan emas ini. Ini salah satu bukti kondisi saya baik-baik saja,. Sampai sekarang terapi jalan terus, dua kali sepekan,” kata Maria.

Kini, ia mengalihkan fokus kepada nomor spesialis lainnya, lompat jangkit. Penantang terdekatnya, Rohani dari Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi peraih medali perak. Rohani mencatatkan jarak terbaik 5,79 meter melalui lima kali percobaan.

Sementara itu, perunggu menjadi milik wakil Papua, Vinsensia Awutet Amjaram. Wakil tuan rumah membuat lompatan sejauh 5,72 meter. Lompatan itu menjadi hasil terbaiknya dari empat kali percobaan.

Bagi Vinsensia medali itu menjadi koleksi pertamanya. Dia dijadwalkan tampil di dua nomor lain lari 100 meter putri dan estafet 4×100 meter putri.

“Bangga sekali bisa tampil di depan warga Papua dan mendapatkan medali. Besok masih ada lagi, dan makin smengata,” kata Vinsensia. (red)

Sertifikat Dewan Pers

Komentar

Berita Terbaru Lainnya