MUARA ENIM, Poskita.id – Dugaan keterlibatan oknum pejabat di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam praktik pertambangan serta pengeboran sumur minyak dan gas ilegal kembali mencuat. Ketua Masyarakat Pendukung Gibran (MPG) DPW Sumatera Selatan, Nathan, menilai lambannya penindakan membuat aktivitas ilegal tersebut seolah mendapat perlindungan.
Isu ini kembali menghangat setelah insiden meledaknya sumur minyak ilegal beberapa bulan lalu yang menewaskan lima orang. Tragisnya, para korban disebut memiliki hubungan keluarga dekat dengan Bupati Muba, sehingga memunculkan pertanyaan publik soal sejauh mana jaringan perlindungan terhadap aktivitas ilegal itu bekerja.
“Kami melihat ada terlalu banyak kejanggalan yang tidak boleh diabaikan. Dugaan keterlibatan pejabat atau pihak berpengaruh dalam praktik ilegal ini harus dibuka seterang-terangnya. Jangan sampai ada upaya menutupi fakta,” tegas Nathan, Jumat (5/12/2025).







