SRB Sukses Temukan Cadangan Migas Baru di Sumur Sungai Anggur Selatan-2

Berita, Migas551 Dilihat

Muara Enim, Poskita.id – PT Sele Raya Belida, sebagai operator di Wilayah Kerja (WK) Belida, kembali mencatat pencapaian penting dalam kegiatan eksplorasi migas.

Setelah berhasil melakukan penemuan (discovery) minyak dan gas di Sumur Sungai Anggur Selatan-1 pada tahun 2022, perusahaan melanjutkan upaya eksplorasi dengan menyelesaikan pengeboran Sumur Sungai Anggur Selatan (SAS)-2 pada Agustus 2025.

Sumur Sungai Anggur Selatan-2 berlokasi di bagian selatan WK Belida, tepatnya di Desa Tapus, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumsel.

Dari pengeboran ditemukan cadangan minyak dan gas pada lapisan reservoar baru yang belum teridentifikasi di Sumur Sungai Anggur Selatan-1.

Sumur SAS-2 menunjukan kemampuan alir sebesar 3.856 barrel minyak per hari dan 3,257 MMSCFD gas. Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Hudi Suryodipuro, menyampaikan apresiasinya atas penyelesaian pengeboran sumur SAS-2 ini,

“Penemuan cadangan baru di Sumur Sungai Anggur Selatan-2 merupakan kabar baik bagi upaya peningkatan produksi nasional. SKK Migas memberikan apresiasi kepada PT Sele Raya Belida yang berhasil melakukan pengeboran dengan selamat, efektif, dan produktif,” kata Hudi.

“Keberhasilan ini semakin memperkuat optimisme kita untuk mencapai target produksi 1 juta barrel minyak per hari dan 12 BSCFD gas pada tahun 2030. Kami berharap temuan ini dapat segera memberikan kontribusi nyata melalui Early Production di akhir tahun 2025,” imbuh dia.

Juchiro Tampi, President & General Manager PT Sele Raya Belida, menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari koordinasi erat dengan SKK Migas, para kontraktor, dan dukungan masyarakat sekitar.

“Selama proses pengeboran, setiap tantangan teknis dapat diatasi dengan baik. Kami selalu menempatkan aspek keselamatan (safety) sebagai prioritas utama. Syukur, seluruh kegiatan pemboran berjalan aman tanpa insiden (zero accident). PT Sele Raya Belida kini berkoordinasi dengan SKK Migas agar minyak dan gas dari sumur ini dapat segera diproduksikan, dengan target Early Production pada kuartal IV tahun 2025,” ujar Juchiro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *