Palembang, Poskita.id — Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel mendata ada 43 titik wilayah di kota Palembang yang rawan aksi tawuran remaja yang hampir terjadi setiap malam di bulan ramadhan. Hal ini diungkapkan langsung Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo kepada wartawan Rabu (29/3/2023).
“Untuk mengantisipasi aksi tawuran, maupun kejahatan jalan balap liar serta aksi 3C kami Ditreskrimum Polda Sumsel bersama Satreskrim Polrestabes Palembang melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD),”kata Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo.
Ditegaskan Anwar Reksowidjojo sudah banyak penindakan yang telah dilakukan Ditreskrimum Polda Sumsel maupun Satreskrim Polrestabes Palembang terhadap mereka mereka yang tawuran dan yang akan tawuran dengan sejumlah barang bukti berbagai jenis senjata tajam.
“Polda Sumsel juga menerjunkan tim pencegahan tawuran dari Direktorat Sabhara unit Ranmornya untuk antisipasi kejahatan tawuran yang menjadi konsen langsung oleh bapak Kapolda,”ungkapnya.
Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo juga menyesalkan aksi tawuran yang dilakukan remaja dikota Palembang dilakukan dibulan ramadhan bahkan mereka tawurannya sambil menunggu sahur dan selesai shalat tarawih.













