Dikatakannya, kenapa masyarakat Lampung bisa menghasilkan UMKM seperti keripik pisang misalnya, OKU Timur yakin mampu menghasilkan UMKM yang variatif, sebab dari segi tekstur tanahnya pun cukup subur, tinggal niat dan kemauan dan dorongan dari pihak terkait.
“Ini sebagai infaq saya ke Masyarakat. Bisa itu dibidang kemanusiaan. Kita lihat contoh beberapa waktu lalu ada kebanjiran, bencana seperti ini sudah sewajarnya bersama-sama memberikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat yang mendesak. Kita jangan berbicara itu rananhnya Dinas A Dinas B. Bisa kita bantu melalui Gotong Royong,” ujarnya.
Diakuinya, Komitmen yang ia buat ini sebagai pemantik bagi masyarakat OKU Timur yang standar ekonominya cukup mapan agar bersama-sama menumbuhkan kepedulian dan peka terhadap problem dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian masyarakat tentu mereka merasa diperhatikan dan bangga memiliki wakil rakyat yang peka dan peduli.
Saat ditanya strategi apa yang dilakukan agar dapat terpilih, dirinya saat ini terus fokus turun ke masyarakat dengan cara Door to Door mensosialisasikan visi misi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
“Kita terus bergerak Door to Door ke Masyarakat menyampaikan visi misi. Target kita 4000 suara. Masyarakat perlu sosok wakil rakyat yang bisa mengayomi dan mengakomodir kebutuhan masyarakat, penyambung lidah rakyat. Ini yang membuat saya terpanggil untuk turun mencalonkan diri sebagai Caleg,” imbuhnya. (*)







