Kapolda pun telah memerintahkan para Kapolres yang wilayahnya menjadi lokasi PON XX melakukan kordinasi dengan para bupati agar penyelenggaraan PON bisa berjalan dengan aman dan nyaman.
Ia mengakui memang masih ada sedikit gangguan yang terjadi di Tanah Papua. Namun demikian, ia memastikan bahwa gangguan itu lokasinya jauh dari tempat penyelenggaraan PON XX.
“Memang betul ada gangguan, tetapi kan itu bukan di tempat- tempat cluster yang akan melakukan penyelanggaraan PON. Dan itu juga intensitasnya sudah lebih berkurang 0,2 persen. Jadi tidak terlalu besar dan jauh dari empat cluster ini,” jelas Kapolda.
Ia berharap para kepala daerah yang wilayahnya masing sering terjadi gangguan bisa membantu TNI- Polri untuk melakukan pendekatan-pendekatan. Sehingga pada saat penyelenggaraan PON tidak ada hal – hal yang mengganggu kenyamanan para peserta kontingen.
Pihaknya pun dikatakannya akan segera melakukan simulasi penyelenggaraan PON XX 2021. Simulasi dilakukan agar acara pembukaan, penyelenggaraan dan penutupuan PON XX bisa berjalan dengan aman dan lancar sesuai dengan rencana.(Ril)







