Muba, Poskita.id- Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus berupaya mencari solusi aksi illegal drilling di Bumi Serasan Sekate.
Memang sudah banyak upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba dalam pencegahan dan penanggulangan penambangan kategori illegal drilling, namun Bupati Dodi Reza yang juga Wakil Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) terus menyempurnakan solusi.
Pemikiiran ini membuat Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Prof Ir Tutuka Ariadji MSc PhD mendatangi langsung Kabupaten Muba dan langsung mengikuti rakor dalam rangka upaya penanganan permasalahan illegal migas di Kabupaten Muba, di Ruang Rapat Serasan Sekate, Rabu (23/6/2021).
Pada rapat tersebut, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengungkapkan rasa bahagia atas kedatangan Dirjen Minyak Bumi dan Gas Kementerian ESDM ke Bumi Serasan Sekate.
“Pak Dirjen turun langsung kesini untuk mencarikan solusi dari masalah yang hampir belasan tahun, menandakan ada secercah harapan bagi kita. Illegal drilling semakin marak terjadi setelah adanya pandemi COVID-19, kegiatan ekonomi terhenti sehingga satu-satunya jalan bagi para pelaku, ialah bangun bisnis dengan memanfaatkan ke vakuman landasan hukum,”ucap Dodi.
Dodi menyebutkan, Pemkab Muba sudah sering sekali melakukan rapat dan penertiban terkait illegal drilling ini. Namun belum ada hasil. Intinya disini, bagaimana caranya agar bisa ada payung hukum yang jelas sehingga bisa di implementasikan ke lapangan.
“Kalau ada payung hukum yang jelas, para tim terpadu dan penegak hukum tidak ragu lagi di lapangan, selain itu tentu harus difikirkan juga dampak sosial maupun sosiologis di masyarakat, maka perlu semacam penegakan hukum berantas illegal driling tapi juga merangkul upaya penanganan,”pungkasnya.







