Dakwah Digital, Kesiapan Hadapi Tantangan Zaman

Daerah, News948 Dilihat

Palembang, PosKita.id – Pandemi Covid-19 telah mengubah banyak hal di dunia, kebiasaan manusia, termasuk kegiatan yang melibatkan banyak orang seperti seminar, resepsi pernikahan hingga dakwah. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi gerakan dakwah, terlebih yang konsen melalui media.

Demikian dikatakan Ketua DPRD Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati SH MH saat menjadi pembicara dalam pembukaan workshop jurnalistik dan siber yang digelar Lakpesdam Sumsel di gedung PWNU Sumsel, Jumat (29/1).

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini bahwa NU harus kuat medianya,” kata Anita.

Kenapa harus kuat? sambung politisi Golkar ini, karena pertarungan digital ini sangat mempengaruhi publik, jika ruang digital diisi oleh kelompok yang radikal, anti Pancasila dan bahkan akan merubah landasan negara maka tidak baik untuk keutuhan NKRI.

“Siapa yang bisa mencounter ini? Ialah NU, organisasi Islam terbesar bahkan di dunia, dengan dakwahnya yang santun dan berkearifan lokal menjadi penyejuk bagi bangsa ini,” ungkapnya.

Masih menurut Anita, berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Jumlah pengguna internet di Indonesia meningkat menjadi 196,7 juta jiwa hingga kuartal II 2020 dan 60 persen lebih dari pengguna tersebut melalui gawai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *