“Sejak modernisasi pelayanan kendaraan umum berbasis teknologi, angkutan kota konvensional mengalami penurunan jumlah penumpang tiap harinya. Tak lama dari itu, tersebarlah pandemi Covid-19 di wilayah Indonesia. Penumpang kendaraan umum konvensional juga menurun,” ujar Danrem
“Pembagian sembako ini memang tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari para sopir angkot, tetapi ini merupakan bentuk kepedulian Korem 044/Gapo kepada masyarakat. Selain itu, kami juga memberikan edukasi kepada para sopir untuk tetap mematuhi peraturan berlalulintas serta protokol kesehatan Covid-19 selama berkendaran,” imbuhnya. (red/ril)













