Desa Tangguh Bencana Jadi Andalan OKI Hadapi Ancaman Karhutla

News, OKI1852 Dilihat

Fajar menambahkan kegiatan IFM terbagi dalam empat strategi yaitu pencegahan, persiapan, deteksi dini dan respons cepat.

Sementara itu Bupati Ogan Komering Ilir, H Iskandar SE melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs H Antonius Leonardo MSi, mengatakan prioritas kegiatan pencegahan dengan penguatan kapasitas manajemen klaster merupakan upaya kolaborasi dari berbagai pihak.

“Konsolidasi ini dapat memperkuat kapasitas lintas sektor untuk lebih berfokus pada pencegahan daripada penangulangan terjadi kebakaran hutan dan lahan melalui pendakatan klaster”, ungkap Anton.

Tahapan selanjutnya UNEP dan Pemkab OKI akan melakukan pemerataan sumber daya Klaster. Program dengan tajuk Strengthening Indonesian Capacity for Anticipatory Peat Fire Management (SIAP-IFM)
Ini diharapkan dapat mewujudkan Ogan Komering Ilir Bebas Asap 2021. (SF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *