Retno mengaku, masih banyak penemuan yang perlu dilakukan penelitian ulang.
“Setidaknya kita sudah melihat bahwa masih ada yang tertanam, kemungkinan akan kita lakukan ekskavasi,” katanya.
Sedangkan Penggagas Komunitas Cagar Budaya (SCB) Robby Sunata mengatakan, sekitar 50 orang teman-teman tadi bisa mendapatkan experience baru tentang Pulau Kembaro, terutama terkait bahwa Pulau Kembaro bukan kelenteng saja melainkan memiliki banyak kisah yang menarik, tentang benteng kesultanan palembang, kamp tahanam PKI, dan struktur yg diduga bunker Jepang .
“Mereka juga merasakan keasrian Pulau Kemaro dan pantai pulau kemaro. Harapannya nanti mereka bercerita kepada teman-temannya masing-masing tentang kekayaan experience sejarah dan alam kembaro kepada teman dan keluarganya.” katanya. (red)







