“Ini ada empat rumah yang hangus terbakar dari empatKK itu ada 12 orang. Dan ada satu yang meninggal. Karena kami ini satu keluarga, saya yang paling kecil. Ini yang terbakar rumah kakak yang nomor 2 dan korban kakak yang paling tua. Jadi kami adalah kakak beradik,” bebernya.
Ditempat yang sama, Camat ILir Barat 2, Hambali menuturkan,saat kejadian dia sedang di Jakarta ada Kejurnas Taekwondo. Tapi sudah monitor dari Lurah bahwa ada terjadi kebakaran jam 06.30 WIB dan mengakibatkan ada satu korban jiwa.
“Yang pasti dari RT dan kelurahan melaporkan baik itu melalui Whatsapp dan pasti akan membuat surat dari Lurah ke Kecamatan dan dari Kecamatan ke Pemerintah Kota Palembang agar bisa mendapat bantuan,” katanya.
Ia menambahkan, untuk surat-menyurat yang terbakar, pihaknya akan membantu proses pembuatan KK, KTP, surat rumah, dan surat tanah. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan BPN Kota Palembang.
“Kalau untuk camat kita memberikan posko bantuan agar bisa menghimpun bantuan dari warga atau orang-orang yang membantu dan melaporkan ke ke tingkat kota,” bebernya.
Ketika ditanya bantuan dari Kecamatan, Hambali mengungkapkan , untuk dari Kecamatan tidak ada pos anggaran untuk bantuan kejadian musibah alam atau kebakaran.
“Tidak ada anggaran untuk itu, yang ada anggaran untuk bantuan korban bencana alam atau kebakaran itu ada di dinsos. Jadi segera kami laporkan,” jelas dia.
Ketua Baguna Kota Palembang Andreas OP yang diwakilkan oleh Sekretaris Baguna Ilham Kurniawan dan Bendahara Baguna Rizky Pratama serta anggota baguna lainnya (Rizky)







