“Satu-satunya kesempatan saya adalah, menggigit balik lehernya agar sedikit mengendur,” ungkapnya.
Aleria memegang kepala ular tersebut menggunakan tangannya dan menggigit bagian leher ular piton hingga kulitnya terkelupas.
Dia juga kembali menggigit daging ular tersebut dan merobek-robeknya selama 10 menit, hingga dagingnya terlepas dan ular piton tersebut mati di tangannya.
Setelah menuntaskan balas dendamnya, Aleria langsung bergegas ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan bantuan medis. Dia dibawa ke Rumah Sakit MEdis Gubernur Calestino Gallares di Tagbilaran.
Lengan Aleria diperban setelah diberikan obat antibiotik. Wajahnya pun penuh darah karena percikan darah dari ular piton yang digigitnya.
Dia juga diberi resep obat-obatan dari tenaga medis dan langsung diperbolehkan pulang, karena kondisinya sudah membaik. ***







