“Semoga penerbangan ke Negara-negara tetangga juga akan dibuka seperti ke Arab Saudi,” harapnya.
Menyingung masih terjadinya kendala masalah lahan antara Angkasa Pura II Kacab Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dengan Lanud Sri Mulyono Herlambang, Herman Deru minta kedua belah pihak terus menjalin komunikasi untuk mencari solusi terbaik.
“Masing-masing kita harus saling menjaga marwah dan hubungan baik diatas legalitas kepemilikan tanah secara administratif, Pemrov juga akan tetap mengambil peran tentunya,” imbuhnya.
Sementara itu, EGM PT Angkasa Pura II Kacab Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, R. Iwan Winaya Mahdar menegaskan pihaknya telah mejalin komunikasi dengan pihak yang terkait dalam menyelesaikan masalah lahan tersebut.
“Kami sudah sampaikan adanya koordinasi pimpinan dilapangan, kantor pusat meminta kami memberikan hasil Peninjaum Kembali kepada Pemprov,” tandasnya (Ril/YF)







