Dirinya mengakui bahwa kegaduhan ini terjadi atas kelemahan dan kesalahan individunya karena kurang hati – hati mendapatkan informasi bakal diberikannya dana hibah sebesar Rp 2 T untuk penanganan Covid-19 di Sumsel.
“Sebagai manusia tentunya tidak terlepas dari kesalahan dan khilafan sehingga terjadi kegaduhan ditengah masyarakat Indonesia,”katanya. (YF)













