Kemenhub Antisipasi Kemacetan dan Atur Angkutan Logistik selama Mudik 2024

Jakarta705 Dilihat

Jakarta, Poskita.id – Pemerintah bersiap menghadapi lonjakan pemudik Lebaran 2024 dengan berbagai strategi, mulai dari pembatasan angkutan logistik, hingga rekayasa lalu lintas.

Dalam Dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang mengangkat tema ‘193,6 Juta Orang Mudik, Bagaimana Antisipasi Pemerintah?’, Senin (25/3), Staf Khusus Menteri Perhubungan dan Jubir Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati, menyampaikan pemerintah telah menyiapkan serangkaian strategi untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keselamatan para pemudik.

“Pemerintah melalui Kemenhub, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kakorlantas Polri), telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran 2024/1445 H,” ujarnya.

Dalam SKB tersebut disebutkan untuk mengurai kepadatan di waktu puncak yang diprediksi pada arus mudik dan balik 2024, pemerintah akan menerapkan metode pembatasan dan rekayasa lalu lintas. Ia pun menegaskan bahwa kebijakan tersebut tujuan utamanya adalah untuk mewujudkan mudik yang nyaman, bukan membatasi orang.
Untuk pembatasan, pemerintah telah mengumumkan pembatasan operasional kendaraan barang, khususnya yang bersumbu tiga atau lebih, mulai tanggal 5 hingga 16 April 2024.

“Kendaraan ini dikenal bergerak lambat dan berpotensi menyebabkan kepadatan. Namun, pengecualian diberikan untuk angkutan barang pokok seperti sembako, BBM, dan hantaran uang,” imbuh Adita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *