Jakarta, Poskita.id – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas menghadiri rapat konsultasi bersama DPR RI yang membahas tentang “Masukan Mengenai Pengintegrasian Sistem Teknologi dan Komunikasi dalam Rangka Implementasi Reformasi DPR dan IKN”. Rapat tersebut dilaksanakan pada Senin, (29/3).
Kepala Bappenas menyampaikan Visi Parlemen Modern dan Penguatan Sistem Informasi Legislatif dimulai dengan 3 prinsip dasar parlemen modern. Prinsip pertama adalah membuka akses informasi kepada publik; kedua, menggunakan teknologi informasi; dan ketiga, menjalankan fungsi representasi.
Di awal paparannya, Menteri menyampaikan 3 tahapan menuju parlemen modern dan penguatan sistem informasi legislatif. Pertama, Renstra DPR RI 2020-2024 yang memiliki empat prinsip dalam Visi DPR RI yaitu modern, terbuka, aspiratif dan berintegritas. Kedua, implementasi reformasi DPR RI yaitu pengintegrasian Sistem Teknologi Informasi dan transformasi DPR menjadi parlemen modern. Dan tahap ketiga adalah penguatan transparansi dan akuntablitas.
Menteri menyebutkan tantangan revolusi industri 4.0 tidak hanya katalis perubahan saja, tetapi perkembangan teknologi dan informasi secara cepat dan melahirkan kompleksitas perubahan perilaku manusia .
Di sisi lain, demokrasi transformatif adalah upaya meningkatkan kemampuan rakyat untuk menggunakan demokrasi sebagai alat untuk mencapai tujuan bersama. Demokrasi sebagai enabler untuk mencapai tujuan bersama dan penyempurnaan sistem teknologi Informasi sebagai bagian dari demokrasi transformatif.
Oleh karenanya, peran DPR sebagai parlemen modern dalam menjawab tantangan revolusi industri 4.0 dan mewujudkan demokrasi transformatif.
Selain menyampaikan bahasan mengenai parlemen modern, Menteri juga menyampaikan beberapa hal terkait Ibu Kota Negara baru. IKN memiliki 8 prinsip dan 24 KPI (Key Performance Indicator) sebagai kota berkelas dunia. yaitu: (1) Mendesain sesuai kondisi alam; (2) Bhinneka Tunggal Ika; (3) Terhubung, aktif dan mudah diakses; (4) Rendah emisi karbon; (5) Sirkuler dan tangguh; (6) Aman dan terjangkau; (7) Kenyamanan dan efisiensi melalui teknologi; (8) Peluang ekonomi untuk semua.













