Kesalahpahaman Polisi dan Wartawan di Lubuk Linggau Direspon Polda Sumsel

PALEMBANG1756 Dilihat

Palembang, PosKita.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan kejadian yang terjadi di Lubuklinggau antara petugas kepolisian dan oknum wartawan adanya kesalahpahaman.

Hal ini dikatakan Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK melalui Kabid Humas, Kombes Pol Supriadi mengatakan, bahwa adanya salah paham antara personil Yon B Brimob Petanang dengan oknum Wartawan Lubuklinggau pada 30 Januari 2023 sekitar pukul 03.00 WIB.

“Kejadian ini kita pastikan adanya kesalapahaman antara anggota dan oknum wartawan,” ujar Kombes Pol Supriadi kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (2/2).

Informasi yang didapatkan dari keterangan Adio Setiawan sekitar pukul 00.00 WIB ia bersama temanya melakukan karaoke di Room 4 Karaoke Hotel Smart Lubuklinggau dengan mengkonsumsi Minuman Beralkohol jenis Black Label dan Joker.

Kemudian sekitar pukul 01.00 WIB setelah keluar dari Room 4 Karaoke Hotel Smart Lubuklinggau, ia diajak temannya ke Jalan Cereme Dalam untuk melakukan investigasi dimana disalah satu rumah warga di sana diduga dijadikan tempat kumpul kebo.

Kemudian ia mengajak penjaga malam perumahan Taba Pesona untuk menemaninya melakukan perekaman terhadap rumah salah satu warga yang diduga dijadikan tempat kumpul kebo tersebut.

Namun pada saat ia tiba didepan rumah target, ia dihadang oleh oknum yang mengatasnamakan anggota Polri dan langsung melakukan tindakan terhadap oknum wartawan, yang seolah-olah ia adalah seorang pelaku tindak pidana.

Setelah itu ia langsung dibawa ke Polres Lubuklinggau dan hanya karena ia mengatakan melakukan perekaman terhadap rumah salah satu warga yang menurutnya dijadikan tempat kumpul kebo, oknum anggota polri ( Yon B Brimob Petanang ) tersebut juga melakukan penganiayaan terhadapnya.

Sedangkan dari keterangan AKP anatomi Wijaya sekitar pukul 01.30 WIB ia dihubungi oleh adik iparnya bahwa rumahnya sedang diawasi oleh orang tak dikenal. Dan pada saat orang tersebut ditanya keperluannya apa, yang bersangkutan hanya diam saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *