Malam Nisfu Syaban, Ini Lima Amalan yang Sangat Dianjurkan dalam Islam

Breaking News, Ragam1172 Dilihat

Palembang, Poskita.id — Malam Nisfu Syaban jatuh dipertengahan bulan Syaban. Ditahun ini malam Nisfu Syaban bertepatan dengan petang Minggu 25 Februari 2024. Ba’da magrib ini umat muslim sangat dianjurkan untuk melakukan amalan pada malam Nisfu Syaban.

Amalan dimalam Nisfu Syaban sangat istimewa sehingga sayang untuk dilewatkan karena Allah SWT akan mengampuni dosa dosa manusia sebelum memasuki bulan ramadhan.

Didalam hadits yang menerangkan bahwa Allah SWT “muncul” untuk mengampuni dosa hamba-hamba-Nya.

عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ لَيَطَّلِعُ فِي لَيْللَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْررِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ

Dari Rasulullah ﷺ, beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah akan “muncul” di malam Nisfuu Sya’ban kemudian mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik atau orang yang meninggalkan jamaah (murtad).” (HR Ibnu Majah no 1380)

Terlebih, Syaban menurut riwayat sahih, adalah bulan di mana amalan kita selama setahun penuh akan diangkat, atau “dilaporkan”. Sabda Nabi Muhammad SAW:

وهو شهر ترفع فيه الأعمال إلى رب العالمين

“…Pada bulan tersebut amal perbuatan akan diangkat kepada Tuhan semesta alam,…” (HR al-Nasai dan Ahmad)

Sebagian ulama meyakini secara spesifik, bahwa diangkatnya amal pada Syaban tepatnya adalah di malam Nisfu Syaban. Wallahu A’lam.

Karena beberapa keistimewaannya, terdapat amalan di malam Nisfu Syaban yang sayang bila kita lewatkan begitu saja.

Sayyid Muhammad ‘Alawi al-Maliki dalam karyanya Madza Fi Sya’ban menjelaskan beberapa amalan yang dapat kita lakukan di malam mulia Nisfu Syaban.

Pertama, memperbanyak istighfar alias meminta ampunan kepada Allah. Karena berdasarkan hadis riwayat Ibnu Majah di atas, malam ini adalah malam ampunan bagi mereka yang banyak beristighfar.

Kedua, memperbanyak dzikir baik sendiri atau berjamaah bersama orang lain.

Kedua, memperbanyak bacaan Alquran. Dalam tradisi di Indonesia, biasanya malam Nisfu Syaban diisi dengan pembacaan surat Yasin sebanyak tiga kali.

Ketiga, membaca doa malam Nisfu Syaban.

Keempat, memperbanyak doa, sebab menurut riwayat yang beredar, meski sebenarnya riwayat lemah, bahwa malam Nisfu Syaban adalah malam yang mustajab (doa tidak akan tertolak).

Tidak ada salahnya untuk mengamalkannya karena memang dalam riwayat lain yang sahih, umat Islam sangat dianjurkan banyak berdoa kepada Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *