Musda IV KAHMI Lubuklinggau Jadi Momentum Melahirkan Pemimpin Baru yang Solid dan Visioner

Lubuklinggau28 Dilihat

LUBUKLINGGAU, Poskita.id – Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah menjadi momen istimewa bagi keluarga besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Lubuklinggau. Bertepatan dengan hari bersejarah tersebut, Musyawarah Daerah (Musda) IV KAHMI Kota Lubuklinggau dan Musda II FORHATI resmi digelar di Ballroom Hotel Dewinda Lantai 5, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema Sinergi KAHMI Mewujudkan Masyarakat Kota Lubuklinggau Maju dan Sejahtera itu dibuka langsung oleh Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat atau yang akrab disapa Yopi Karim.

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sumatera Selatan sekaligus Anggota DPRD Sumsel Fraksi PAN, Toyib Rakembang, Koordinator Presidium MD KAHMI Lubuklinggau Rinaldi Efendi, Rudi Erwandi, Mulyadi Pabena, Deni Nofriyansa, para sesepuh KAHMI seperti Susyanto Tunut dan Azhari, serta alumni HMI lintas generasi dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Lubuklinggau.

Dalam sambutannya, Wali Kota Lubuklinggau berharap Musda IV KAHMI dapat melahirkan formulasi kepemimpinan yang lebih efektif dan adaptif guna menjawab tantangan organisasi ke depan.

Menurut Yopi Karim, KAHMI memiliki peran strategis sebagai wadah berkumpulnya para alumni HMI yang kaya pengalaman dan gagasan. Karena itu, diperlukan sistem kepemimpinan yang mampu menjaga kesinambungan organisasi agar tetap aktif dan produktif.

“Alhamdulillah hari ini Musda KAHMI ke-IV dapat terlaksana dengan baik. Tidak hanya KAHMI, FORHATI juga menggelar musda pada hari yang sama. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi,” ujarnya.

Ia menilai momentum 1 Muharam menjadi simbol semangat baru bagi KAHMI untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menghadirkan kepemimpinan yang mampu menggerakkan seluruh potensi alumni dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kita mengetahui selama ini kepemimpinan KAHMI dijalankan secara presidium yang bergantian setiap tahun. Ke depan, kami berharap KAHMI memiliki figur pemimpin yang kuat, visioner, dan mampu mengonsolidasikan seluruh potensi alumni. Namun jika terdapat kendala keaktifan, tentu harus ada mekanisme yang jelas untuk keberlanjutan kepemimpinan,” katanya.

Sebagai solusi, Yopi Karim mengusulkan pembentukan jabatan Ketua Harian agar roda organisasi tetap berjalan optimal dan tidak bergantung pada satu figur semata.

“Mungkin perlu ada Ketua Harian sebagai formulasi baru sehingga organisasi tetap aktif dan terus melahirkan gagasan-gagasan cemerlang yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Lubuklinggau,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Presidium MD KAHMI Kota Lubuklinggau, Rinaldi Efendi, menegaskan komitmen KAHMI untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Lubuklinggau dalam berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Di kesempatan yang sama, Toyib Rakembang yang mewakili MW KAHMI Sumatera Selatan menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Ketua Umum MW KAHMI Sumsel, Joncik Muhammad, yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas penting.

“Beliau menitipkan salam kepada seluruh peserta Musda dan berharap kegiatan ini berjalan sukses serta mampu menghasilkan kepemimpinan yang amanah untuk membawa KAHMI semakin maju dan berkontribusi bagi masyarakat,” ungkap Toyib.

Ketua Panitia Musda IV KAHMI Kota Lubuklinggau, Jamil Amir, menjelaskan bahwa Musda merupakan forum permusyawaratan tertinggi organisasi di tingkat daerah yang memiliki peran penting dalam mengevaluasi program kerja kepengurusan sebelumnya, menyusun arah kebijakan organisasi ke depan, serta memilih kepemimpinan baru untuk periode berikutnya.

Ia berharap forum tersebut tidak hanya menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga melahirkan berbagai rekomendasi strategis yang dapat menjadi kontribusi nyata KAHMI bagi pembangunan Kota Lubuklinggau.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Lubuklinggau, para alumni HMI, FORHATI, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun materil sehingga Musda IV KAHMI dan FORHATI Kota Lubuklinggau dapat terlaksana dengan baik dan sukses,” tutupnya.

Dengan semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Musda IV KAHMI Kota Lubuklinggau diharapkan menjadi titik awal lahirnya kepemimpinan yang visioner, solid, dan mampu memperkuat peran KAHMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Lubuklinggau yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *