Peringati Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kota Palembang Gelar Bakti Sosial

News, PALEMBANG1156 Dilihat

Palembang, Pos Kita.id – DPC PDI Perjuangan Kota Palembang menggelar bakti sosial dalam rangka memperinghati Bulan Bung Karno, Sabtu (19/6) di Posko PAC Ilir Barat II, Sabtu (19/6).

Rangkaian bakti sosial itu meliputi donor darah, pembagian sembako dan sosialisasi stunting.

Pelaksanaan bakti sosial PDI Perjuangan ini dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan. Semua yang hadir wajib memakai memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.Bahkan panitia menyediakan hand sanitizier.

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumsel Giri Ramanda Kiemas mengatakan, dalam menperingati hari Bulan Bung Karno ada beberapa kegiatan yang digelar PDI Perjuangan yakni kegiatan donor darah, pembagian sembako dan sosialisasi stunting.

“Untuk kegiatan donor darah ini, kita laksanakan karena selama pandemi covid-19 ini, PMI kekurangan pasokan darah karena orang takut donor darah. Oleh sebab itu, kita gelar kegiatan donor darah ini dengan mematuhi protokol kesehatan,” kata Giri.

Ia juga menambahkan, DPC PDIP Kota Palembang juga memberikan sembako bagi warga terdampak Covid-19. Giri  berharap kegiatan yang dilakukan PDI Perjuangan itu bisa membantu masyarakat di tengah pandemi.

“Dengan adanya kegiatan donor darah, pembagian sembako dan sosialisasi stunting ini diharapkan bisa mengena di masyarakat. Terutama sosialisasi stunting untuk mencegah balita tidak terkena stunting. Harapan kita bakti sosial ini bisa berdampak positif bagi masyarakat sekaligus dapat menginspirasi,” ujar dia.

Sementara itu, Wakil Wali kota (Wawako) Palembang yang juga selaku Ketua PMI Kota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan, sebelum pandemi Covid-19, kebutuhan darah di Palembang satu 5000 kantong, setelah masuk pandemi Covid-19 ini kebutuhan darah meningkat sampai 7.000 kantong perbulan.

Disisi lain, persediaan darah baik di PMI Palembang maupun di tempat lain kian menipis, menyusul keengganan masyarakat untuk mendonorkan darahnya karena takut tertular Covid-19.

“Yang menjadi kesulitan kita di PMI kota Palembang, kebetulan saya menjadi Ketua PMI Kota Palembang, masyarakat semakin takut mendatangi PMI atau tempat-tempat yang telah kita siapkan untuk pengambilan darah, karena takut tertular Covid-19,” ujar Fitri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *