Kegiatan ini meliputi rehabilitasi saluran, pembangunan saluran irigasi, pembangunan pintu air, penggunaan pompa dan kegiatan olah tanah.
Selain di Kabupaten Banyuasin, program ini juga dialokasikan di Kabupaten OKI sebesar 65 ribu hektar dengan rata-rata produksi 5,7 ton per hektar dan benih IP150-200. Selanjutnya, Kabupaten Muara Enim dengan luas alokasi 2.400 hektar dengan jumlah roduksi 4,3 ton per hektar.
Kemudian, Kabupaten Ogan Ilir dengan alokasi oplah rawa 400 hektar, produksi 2-3,5 per hektar dan Kabupaten OKU Timur alokasi oplah rawa 5.000 hektar dengan produksi 3 hingga 5 ton per hektar.
Turut mendampingi Mentan, di antaranya Kepala Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana BNPB Pusat Jarwansyah, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Dida Gardera, Wakil direktur utama PT Pupuk Indonesia dan pejabat penting lainnya. (YF)







