LAHAT, Poskita.id – Ketua Umum (Ketum) Pemantau Korupsi dan Dampak Lingkungan Hidup (PK-DALHI), Tubagus M. Sukli, melontarkan kritik keras terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lahat selama masa kepemimpinan Bupati Bursah Zarnubi. Ia menilai, dalam kurun satu tahun terakhir, pembangunan justru tidak menunjukkan kemajuan signifikan dan terkesan semakin amburadul.
Menurut Tubagus, lemahnya pelaksanaan konsep pembangunan menjadi persoalan utama. Sejumlah proyek infrastruktur diduga tidak dilaksanakan sesuai kontrak kerja yang telah ditandatangani oleh pihak pelaksana, sementara fungsi pengawasan dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.
> “Kalau pekerjaan tidak sesuai kontrak dan pengawasan lemah, maka hasilnya tentu tidak akan sesuai dengan kehendak bupati maupun harapan masyarakat,” ujar Tubagus, Jum’at (09/01/2026).
Ia menegaskan bahwa tanpa ketegasan pemerintah daerah dalam menegakkan aturan dan memberikan sanksi terhadap pelanggaran, konsep pembangunan hanya akan menjadi jargon tanpa realisasi nyata di lapangan.







