oleh

Polres Abdya Amankan Dua Tersangka Narkoba

Aceh, PosKita.id – Kasus narkoba seakan tak pernah habis di wilayah Indonesia, barang haram yang dapat merusak generasi muda bahkan orang tua sudah merusak moral dan akal pikiran sehat manusia.

Kejadian demi kejadian terus terjadi disepanjang tahun tentang kasus narkoba, hingga hari ini kembali lagi ditangkap 2 orang tersangka pengedar sekaligus bandar narkoba di wilayah hukum Aceh barat daya provinsi Aceh.

Barang haram sejenis sabu seberat 76,11 gram lengkap dengan 1 set alat hisap jenis sabu itu turut diamankan di markas polisi resort (Polres) Aceh barat daya.

Tersangka dengan inisial RF(43) dengan alamat Gampong guhang kecamatan Blangpidie Abdya dan ML(41) alamat desa Gampong Rayeuk Glang-Glong, Kecamatan matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara.

Penangkapan terjadi atas keduanya setelah ada informasi dari masyarakat akan adanya nya dugaaan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Abdya.

kedua tersangka di amankan di Gampong Guhang Kecamatan Blangpidie Kabupaten Abdya pada Selasa, (9/3), dan langsung di bawa ke polres abdya untuk di periksa lebih lanjut.

Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution SIK melalui Kabg Ops AKP Hariyono dalam konferensi pres yang berlangsung di Mapolres setempat. Rabu (10/3), menjelaskan kepada awak media.

” 2 orang tersangka penyalah gunaan narkoba jenis sabu, sudah kita tangkap dan saat ini sudah diamankan di polres abdya untuk diperiksa lebih lanjut” ujar AKP Hariyono yang didampingi Kasat Res Narkoba, Ipda Mahdian siregar.

Hariyono juga menjelaskan bahwa Dari dua tersangka, Polisi berhasil mengamankan 76,11 gram sabu, beserta 2 unit handphone dan 1 unit alat hisap.

“Kedua tersangka di jerat pasal 112 ayat 2 jo pasal 114 ayat 2 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana 4 tahun dan paling lama 12 tahun pidana” ujarnya lagi.

Baca Juga ini Mas:  Resep Masak Kepiting Lada Hitam Pedas Nikmat Full

Sementara itu tersangka RF dan ML mengakui serta merasa menyesal atas perbuatan mereka yang sudah terlanjur terjurumus dalam bisnis haram tersebut.

“Ya sangat menyesal, mohon maafkan kami,” kata RF. (Yas)

Sertifikat Dewan Pers

Komentar

Berita Terbaru Lainnya