Seniman Palembang, Ali Goik, juga ikut meramaikan dengan lagu karyanya sendiri dengan judul pertempuran lima hari lima malam
Acara diselingi dengan pembagian voucher dan tanya jawab dengan para siswa.
Selanjutnya roadshow Pertempuran Lima Hari Lima Malam dilanjutkan di SMAN 7 Palembang.
Hadir Kepala Sekolah SMAN 7 Palembang Dra Nurdwin Indriyanti di dampingi para wakil dan guru serta siswa, Sejarawan Palembang Kemas Ari Panji, Owner Bakso Granat Mas Aziz , Abdul Aziz dan atim , seniman Palembang Ali Goik, kerabat Kesultanan Palembang Levi Budiarty
Kepala Sekolah SMAN 7 Palembang Dra. Nurdwin Indriyanti menyambut baik kegiatan sosialisasi dan Road Show tentang pertempuran lima hari lima malam di Palembang. terkhusus sudah datang dan menjadikan SMA Negeri 7 Palembang (Smantupa) sebagai salah satu sekolah yang dikunjungi.
“Kita semua sebagai anak bangsa, kita tidak boleh melupakan Sejarah sepertinya yang pernah diucapkan oleh Bapak Bangsa Ir Soekarno. JASMERAH! Jangan Sekali-sekali Melupakan Sejarah,” katanya.
Sementara itu, Waka HUMAS Smantupa Haryoko SPd menilai program acara seperti ini sangat bagus dan beanfaat semoga bisa dijalin kerjasama lagi utk masa mendatang.
Dalam kegiatan ini, hadir pula sejarawan Palembang, Kemas Ari Panji, yang memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai arti penting sejarah Pertempuran Lima Hari Lima Malam yang terjadi di Palembang.
Kemas Ari Panji menjelaskan kepada para siswa mengenai latar belakang dan makna historis dari peristiwa tersebut, yang merupakan bagian dari perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia.
Acara ini menurutnya bertujuan untuk mengedukasi generasi muda, khususnya para pelajar, tentang pentingnya mengenal dan memahami sejarah perjuangan bangsa.
Selain itu, roadshow ini juga diharapkan dapat membangkitkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air di kalangan pelajar Palembang.
Rangkaian roadshow ini mendapat sambutan positif dari para siswa, yang antusias mengikuti kegiatan dan mendengarkan penjelasan mengenai peristiwa bersejarah tersebut.
Kegiatan ini juga turut memperkenalkan sejarah lokal Palembang kepada generasi muda agar mereka dapat lebih mengenal dan menghargai perjuangan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.
Acara selain diselingi dengan paparan sejarah pertempuran lima hari lima malam juga dengan tanya jawab yang diselingi dengan quiz berhadiah. (FA)







