Tiga Truk dan Satu Motor Terlibat Lakalantas Beruntun di Jalan Bypass Alang-Alang Lebar Palembang, Satu Tewas

Palembang, Poskita.id — Tabrakan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan roda empat dan satu motor terjadi di Jalan Bypass Alang-Alang Lebar Palembang tepatnya di gudang tempe Azaki pada Rabu (5/11/2025) malam sekitar pukul 21.05 WIB.

Dalam lakalantas ini menewaskan pengendara motor bernama Muhammad Arga Revaldo (19) usai terjepit ditengah dua mobil truk yang bertabrakan.

Arga tewas dilokasi kejadian setelah mengalami luka serius di bagian leher, paha kanan, serta patah tertutup pada rahang.

Korban Muhammad Arga Revaldo Jalan Ki Atmaja, Perumahan Griya Buana Indah, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang saat kejadian mengendarai sepeda motor Honda Beat BG 3988 JAR.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto menuturkan ada tiga mobil truk dan satu motor dalam insiden lakalantas beruntun di Jalan Bypass Alang-Alang Lebar Palembang semalam.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, kejadiannya berawal dari truk Hino BG 8477 S yang dikemudikan Supriyadi (37) sedang mengantre di sekitar SPBU arah terminal KM 12. “Namun, truk tidak bisa di starter dikarenakan akinya lobet,”kata Hermanto, Kamis (6/11/2025).

Karena mesinnya tidak hidup, Supriyadi meminta bantu didorong oleh kendaraan lain dalam posisi gigi percepatan di angka tiga.

Saat mesin menyala, truk malah langsung melaju tanpa terkendali dan remnya tidak berfungsi.

“Truk langsung menabrak bagian belakang truk Hino BG 8514 NX yang berada di depannya. Karena hantamannya kuat membuat truk terdorong ke depan hingga menabrak sepeda motor yang dikendarai korban Arga yang hendak keluar dari area gudang ke Jalan utama,”jelasnya.

Setelah menabrak motor mobil terus terdorong ke depan kemudian menabrak truk losbak Nissan B 9083 OY yang dikemudikan Isro’i (41) di depan barisan kendaraan yang juga tengah mengantri SPBU.

Selain menewaskan pengendara motor, dalam kecelakaan beruntun ini sopir truk Supriyadi mengalami luka robek di pelipis kanan dan bibir, sedangkan dua pengemudi truk lainnya selamat.

Untuk penyebab lakalantas beruntun ini ungkap Hermanto diduga kelalaian pengemudi truk Hino BG 8477 S Karena tidak mampu menguasai kendaraan saat mencoba menghidupkan mesin.

“Dugaan lakalantas beruntun ini akibat kelalaian sopir truk Hino BG 8477 S Karena tidak menguasai kendaraannya saat didorong dan mesinnya tiba-tiba hidup,”  tutupnya.

Untuk kepentingan penyidikan Satlantas Polrestabes Palembang sudah mengamankan Supriyadi, sedangkan korban meninggal dunia jenazahnya sudah dibawa ke Rumah Sakit Muhammad Hoesin Palembang.(pfz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *