Toga Seniman, dan Aktivis Palembang Serukan Regulasi Lokal Terkait LGBT

Berita, News, PALEMBANG2 Dilihat

Palembang, Poskita.id – Ratusan tokoh agama (Toga), seniman, mahasiswa, aktivis, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan berkumpul dalam forum yang digelar Yayasan Kawan Lamo di Hotel Majestik Palembang, Jumat (3/7/2026) untuk menyampaikan aspirasi terkait keberadaan LGBT di Kota Palembang.

Pertemuan itu menjadi wadah dialog sekaligus menghasilkan rekomendasi agar pemerintah daerah menindaklanjuti isu tersebut melalui regulasi lokal.

Dalam pertemuan, peserta sepakat mendorong Pemerintah Kota Palembang menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai langkah awal menuju pembentukan Peraturan Daerah (Perda), serta meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mempertimbangkan penyusunan Peraturan Gubernur (Pergub). Usulan ini disampaikan sebagai upaya penegasan norma sosial dan nilai keagamaan yang dinilai masyarakat setempat penting untuk dijaga.

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan, Badarudin, menyatakan forum tersebut lahir dari kepedulian elemen masyarakat terhadap isu yang dianggap bertentangan dengan ajaran agama dan nilai-nilai lokal.

Ia menegaskan dukungan berbagai unsur agama terhadap gagasan pengaturan tersebut dan menyebut harapan agar Perwali dapat menjadi dasar bagi DPRD untuk merumuskan Perda, yang kelak dapat disinergikan pada level provinsi.

Ketua Yayasan Kawan Lamo, Fitriansyah menjelaskan inisiatif forum bermula dari keresahan pemuda, seniman, dan aktivis terhadap perkembangan isu LGBT di ruang publik, khususnya pengaruhnya pada generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *