TPID Kab/Kota se-Sumsel Inisiasi Peluang Kerja Sama Antar Daerah dengan Kabupaten Nganjuk

Ekonomi, News1068 Dilihat

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Asisten II Setda Provinsi Sumsel, H Dharma Budhy SH ST MT menyampaikan bahwa saat ini di wilayahnya masih ketergantungan pasokan bawang merah dari Jawa, utamanya Brebes.

“Tekstur rasa dan bentuk fisik yang khas membuat bawang merah dari Jawa sangat diminati oleh masyarakat Sumsel. Berbagai upaya budidaya komoditas bawang merah di Sumsel telah dilakukan pada sejumlah daerah,” ujar dia.

Setidaknya terdapat 6 (enam) wilayah percontohan pengembangan komoditas bawang merah yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Musi Rawas, Muara Enim, Ogan Komering Ulu Timur, dan Lahat. Namun, hasil produksi keenam wilayah tersebut belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Sumsel yang diperkirakan mencapai 23.000 ton/tahun.

Kegiatan FGD, Rabu (13/09) menghadirkan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Rizki Ernadi Wimanda, dan Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Ir Irita Rahayu Aryati MMA sebagai narasumber.

Pada kesempatan tersebut disampaikan berbagai upaya yang dilakukan oleh TPID Provinsi Jawa Timur dalam pengendalian inflasi di wilayahnya, termasuk program peningkatan nilai tambah dan upaya optimalisasi lahan pertanian di tengah fenomena El Nino.

Melihat potensi produksi komoditas bawang merah Jawa Timur yang surplus dengan lebih dari 40% pasokan berasal dari Kabupaten Nganjuk, rombongan Pemerintah Daerah Sumsel, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, dan para distributor bawang merah Sumsel melanjutkan kunjungan lapangan ke sentra bawang merah di Desa Pandean, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk dalam rangka inisiasi KAD komoditas bawang merah Kamis, (14/09).

Ke depan, kegiatan ini diharapkan tidak hanya mampu memenuhi pasokan komoditas bawang merah di Sumsel tetapi juga mampu mendorong transfer pengetahuan teknologi pertanian untuk optimalisasi produksi bawang merah di Sumsel. (FA/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *