TPID Kab/Kota se-Sumsel Inisiasi Peluang Kerja Sama Antar Daerah dengan Kabupaten Nganjuk

Ekonomi, News1077 Dilihat
Lakukan Kunjungan Kerja ke  Provinsi Jawa Timur

Nganjuk, Poskita.id – Tingkat inflasi nasional masih didominasi oleh inflasi kelompok volatile food akibat adanya pengaruh shocks (kejutan) dalam kelompok bahan makanan seperti panen, gangguan alam, atau faktor perkembangan harga komoditas pangan baik domestik maupun internasional.

Di Sumatera Selatan (Sumsel) sendiri komoditas pada kelompok ini kerap kali menjadi penyumbang utama inflasi, khususnya komoditas bawang merah, cabai merah, daging ayam ras, dan bawang putih.

Guna memastikan pasokan komoditas bawang merah di wilayah Sumsel tetap terjaga, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumsel beserta TPID Kabupaten/Kota se-Sumsel melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur pada 13-14 September 2023.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Ricky P. Gozali. Sejalan dengan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), Bank Indonesia mengharapkan kunjungan ini dapat mendorong kerja sama antar daerah dalam rangka menjaga pasokan komoditas penyumbang inflasi di Sumatera Selatan.

Mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Timur Dr. Didik Chusnul Yakin SSos MSi menyambut rombongan Pemerintah Daerah Provinsi Sumsel di Ballroom 10 November, Hotel Santika Gubeng Surabaya.

Dalam sambutannya pada acara “Focus Group Discussion (FGD) Peluang Kerja Sama Antar Daerah (KAD) Provinsi Sumatera Selatan dengan Provinsi Jawa Timur”, Kepala Biro Didik menyambut positif inisiasi pelaksanaan KAD ini.

“Kegiatan ini bisa menjadi momentum untuk penyerapan hasil panen khususnya komoditas bawang merah sehingga dapat menstabilkan harga komoditas saat musim panen,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *