Selama lima tahun terakhir, ia hidup dalam gelap tanpa listrik.
Sebelumnya, ia tinggal bersama anak-anaknya, namun demi tidak membebani mereka, ia memilih untuk hidup mandiri dalam kondisi yang serba terbatas.
“Selama ini kalu malam saya pakai lilin. Kalau hujan turun, rumah saya gelap gulita. Mau masak pun sulit, saya harus nyalakan lilin atau pinjam listrik menyalur dari tetangga. Sekarang alhamdulillah, rumah saya sudah terang. Terima kasih PLN, semoga berkah bagi semuanya,” ujar Ibu Rusmini dengan mata berkaca-kaca.
Program LUTD ini menjadi berkah bagi banyak keluarga yang sebelumnya belum menikmati listrik. Kebahagiaan terpancar dari wajah para penerima manfaat yang kini dapat merasakan kenyamanan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Senior Manager Perencanaan PLN UID S2JB, Muhammad Taqwa, menambahkan bahwa program ini akan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya PLN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa semua masyarakat, terutama yang kurang mampu, bisa mendapatkan akses listrik yang layak. Semoga program ini dapat terus berjalan dan semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,” ujar Muhammad Taqwa.
Dengan adanya program Light Up The Dream, PLN berharap dapat terus menghadirkan terang bagi masyarakat yang membutuhkan, sejalan dengan komitmen PLN dalam menerangi negeri dan membawa kebahagiaan bagi sesama. (FA)







