BMKG: Krisis Air Jadi Ancaman Serius

Nasional, News1488 Dilihat

“Di mana sebagian besar daerah di bumi memiliki curah hujan yang tinggi. Sedangkan di daerah bagian lain tidak,” ucapnya.

Dwikorita mencontohkan, WMO pada tahun 2022 yang lalu melaporkan bahwa kekeringan dan kelangkaan air telah melanda Eropa, Amerika Utara Barat, Amerika Selatan Barat, Mediterania, Sahel, Amerika Selatan. Serta Afrika Utara, Timur Tengah, Asia Tengah, Asia Timur, Asia Selatan, Australia Tenggara, dan berbagai wilayah lain di planet ini.

“Namun, pada saat yang sama, banjir juga terjadi Easton Sahil, Pakistan. Serta Indonesia, hingga Australia Timur,” katanya.

“Tidak ada perbedaan antara negara maju dan negara berkembang. Keduanya sama-sama menderita akibat kekeringan dan banjir, sekali lagi kekeringan dan banjir adalah dampak yang sama akibat dari dari kencangnya laju perubahan iklim yang diperparah dengan kerusakan lingkungan” ujarnya.

Lebih lanjut, Dwikorita mengatakan bahwa akibat perubahan iklim, kejadian-kejadian ekstrem lebih kerap terjadi, terutama kekeringan dan banjir. Jika sebelumnya rentang waktu kejadian berkisar 50-100 tahun, maka kini rentang waktu menjadi semakin pendek dengan intensitas yang semakin panjang.

“Krisis air dan berbagai kejadian ekstrem tersebut dapat berdampak terjadinya krisis pangan di berbagai belahan dunia. Sebagaimana yang telah diprediksi oleh WMO,” ucapnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *