BMKG: Waspada Hujan Es dan Puting Beliung Maret-Mei

Nasional, News1987 Dilihat

“Dan kemudian kalau kita lihat juga, pada musim pancaroba yang dari kering dari kemarau menuju musim hujan. Biasanya kita lihat di September Oktober November yang terjadi puting beliung sama, kemudian ada hujan disertai petir dan hujan es,” ucapnya.

Guswanto menambahkan, penyebab potensi cuaca ekstrem yang terjadi pada saat musim pancaroba. Dia mengatakan hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adanya kondisi atmosfer yang tidak stabil.

“Secara umum penyebab kondisi cuaca ekstrem pancaroba di berbagai wilayah Indonesia, yang pertama karena kondisi dinamika atmosfer di mana ketidakstabilan udara menjadi salah satu pemicu cuaca signifikan atau menjadi ekstrem. Seperti adanya belokan dan perlambatan angin, kemudian seperti adanya tekanan rendah, siklon. Kemudian, termasuk beberapa faktor yang lain seperti Madden Julian Oscillation (MJO),” katanya.

Untuk wilayah iklim tropis seperti Indonesia, menurut Guswanto, perubahan cuaca juga tergantung pada posisi matahari. Sebab, wilayah tropis memiliki gerak semu matahari sehingga membuat Indonesia memiliki dua musim.

“Kemudian kita kita lihat kondisi atmosfer yang tidak stabil tadi itu disebabkan. Kita lihat cepat singkatnya perubahan cuaca ini juga tergantung dari pada posisi matahari ya,” ujarnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *