“Selain itu, saat mereka terdampak covid-19, maka mereka akan diasuransikan oleh pihak travel bersangkutan,” bebernya.
Ditempat yang sama, Harie Madona Kabid Haji dan Umroh DPD Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Sumsel menjelaskan .
untuk haji regular Sumsel ada 7.012 jamaah haji 2021 yang tertunda di 2020.
“Dari data yang ada, hanya 18 jemaah yang menarik uang pelunasan. Kalau secara perenstasi sangat kecil, karena jemaah masih menaruh harapan besar supaya mereka bisa berangkat tahun depan,” tegasnya.
Disisi lain, Lanjutnya, dari asosiasi SAPUHI menghimbau bahwa ini adalah ketetapan dan takdir Alllah SWT. “Mudah-mudahah ini ladang pahala dan berdoa semoga tahun depan bisa berangkat,” tuturnya.
“Untuk jemaah umroh, kami himbau bahwa asosiasi ini memberikan jaminan. Uang jemaah yang sudah disetor di travel yang bernaung asosiasi AMPHURI aman. Dan semoga keberangkatan september tahun ini bisa dilaksanakan, kita menunggu kabar dari pemerintah Saudi Arabia,” ungkapnya.
Harapanya, masyarakat harus punya semangat, untuk mempersiapakn diri terutama harus menaati aturan- aturan baru dan ketat akan prokes yang berlaku mulai dari keberangkatan hingga pulang.
Sementara itu, Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama Kota Palembang Risani menyampaikan hingga saat ini laju peningkatan covid-19 kini kian meningakat sehingga ada beberapa keberangkatan haji dan umroh dibatalkan.
“Kami berharap untuk masyarakat, bahwasanya pemerintah melakukan pembatalan pemberangkatan dilakukan dalam rangka memberikan perlindungan kepada jemaah. Bagi calon jemaah yang insya allah belum bisa berangkat tahun ini, bisa tahun depan bisa berangkat, tentunya mari berdoa semoga covid ini bisa cepat berlalu,” tegasnya.
Kemudian, untuk masyarakat yang sudah mendapat infromasi hoax ini, mari memahami informasi supaya tidak termakan berita hoak yang ada diluar sana.
“Kalau memang jemaah masih kurang informasi, silahkan datang kekantor Kementerian Agama Kota Palembang untuk mendapatan infromasi yang benar,” tutupnya. (Putri)













