Ian Iskandar Siap Maju Pilwako Palembang

News, Politik1470 Dilihat

“Untuk itu, maka ke depan pemerintah kota Palembang harus menjalin kerjasama dengan penyedia propeder yang ada di Kota Palembang untuk penyediaan jaringan hospot secara gratis bagi  masyarakat sehingga akses pelayanan online tersebut bisa dilakukan secara maksimal,”ujar Bung Ian yang juga selaku pendiri South Sumatera Coruption Watch ( SSCW ) Tahun 1999.

Disinggung masalah pendidikan di Kota Palembang, Cek Ian dengan tegas jika ditinjau dari kuantitas pendidikan di Kota Palembang sudah memadai. Namun, seharusnya jika pemerintah kota Palembang memiliki keberanian dalam mengambil kebijakan terkait  alokasi pendidikan, maka dipastikan alokasi dana pendidikan di Kota Palembang mampu lebih dari alokasi 20 persen tetapi harus tetap sasaran.

“Jika berani Pemkot untuk alokasi pendidikan dari APBD Kota Palembang bisa lebih 20 persen tapi dengan catatan harus tepat sasaran. Artinya, pendidikan di kota Palembang bisa gratis. Intinya, untuk kesejahteraan guru dan pendidikan itu merupakan perioritas saya ke depan,”kata pria yang juga sebagai pendiri Lembaga Penelitian dan Pengembangan Civil Society ( LP2CS ) tahun 2001 ini.

Lanjutnya, bukan hanya pendidikan dan insfratruktur saja yang diperioritaskan tetapi juga pelayanan kesehatan juga tidak kalah pentingnya.

“Insya Allah, untuk pendidikan dan kesehatan secara gratis bagi masyarakat Kota Palembang ke depannya,”tandas bung Ian yang pernah menjadi salah satu anggota tim penasehat hukum Presiden Megawati ini.

Saat disinggung masalah pengatasan terkait permasalahan banjir di Kota Palembang, Cek Ian atau bung Ian memberikan suatu terobosan penting untuk mengatasi hal tersebut dengan membentuk badan atau tim penanggulangan masalah dampak banjir yang ada di kota Palembang.

“Pemerintah kota Palembang harus berani membentuk suatu Badan Penangulangan dampak banjir dengan cara pembuatan kanal seberang hulu maupun kanal seberang hilir dengan melibatkan semua pihak baik dari tim akademis, pakar irigasi, arsitektur, mahasiswa, pengiat lingkungan dan lain sebagainya,”tegas Bung Ian selaku antan Ketua Umum Serikat Pengacara Indonesia (SPI).

Lanjut pria yang  lalang buana di organisasi dan gemar membaca dan berdiskusi dengan para ahli ini, mengatakan sudah waktunya tokoh muda yang berani menggerakkan Stakeholder untuk kemajuan Palembang.

“Intinya seperti ini, kenapa saya maju karena saya ingin membawa kota Palembang yang lebih maju sehingga dapat terwujudnya palembang modern, metropolitan, berkarakter, berbudaya dan religius,”pungkasnya. (Rizky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *