Pertumbuhan ekonomi yang positif tersebut, tambah dia mampu menurunkan Angka Kemiskinan di Ogan Komering Ilir sebesar 0,05 poin dari 14,73 persen pada tahun lalu, menjadi 14,68 persen di 2021.
Iskandar menyebut dalam tujuh tahun terakhir Pemkab OKIĀ telah berhasil menurunkan angka kemiskinan sebesar 2,40 poin, yaitu 17,08 persen pada tahun 2015 menjadi 14,68 persen di 2021.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru SH MH mengaku terpukau dengan pertumbuhan dan kemajuan Kabupaten Ogan Komering Ilir.
“Saya masih ingat betul, OKI yang dulu tidak memiliki akses dan konektivitas seperti saat ini, namun setelah tahun 1995 hingga 1996 saat dibuka jalan lintas timur, mobilitas dan aktivitas perekonomian di OKI semakin membaik hingga hari ini,” ungkap Herman Deru.
Kemajuan ini, menurut Herman Deru berkat kekompakkan dan sinergitas seluruh lapisan masyarakat di Ogan Komering Ilir.
“Tidak hanya itu, Kabupaten Ogan Komering Ilir menjadi salah satu Kabupaten yang berkontribusi penuh menurunkan indeks kemiskinan di Provinsi Sumatera Selatan hingga mampu diturunkan diangka 11 persen untuk pertama kalinya,” kata dia.
Ia menyampaikan Selamat Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ilir ke-77 untuk Pulih Bersama, Tangguh Bersama serta mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas. (SF)













