Komitmen BI Dukung Pengolahan Pupuk Organik Sekam Arang

Ekonomi, News2035 Dilihat

Menurutnya, penggunaan pupuk kimia dalam jangka panjang dapat memengaruhi berkurangnya kesuburan tanah dan pupuk organik menjadi solusi dalam memperbaiki kondisi tanah yang pada akhirnya dapat menjaga keberlangsungan produksi pangan.

“Ketiga, Sumatera Selatan menyandang peran sebagai lumbung pangan nasional, khususnya untuk komoditas padi. Oleh karena itu, Bank Indonesia mendukung penggunaan pupuk organik di Sumatera Selatan sebagai penyangga pangan nasional,” ujar dia.

Erwin Soeriadimadja berharap melalui 100-unit alat pengolah pupuk organik sekam arang yang diberikan secara masif ini, petani dapat lebih mandiri menghasilkan pupuk organik yang penting untuk mendukung produksinya.

Selain modernisasi pertanian, BI Sumsel juga meluncurkan 3 program ketahanan pangan jelang Ramadan dan Idul Fitri 2023.

“Pertama, Optimalisasi Pasar Murah yang didukung dengan digitalisasi, seperti Pasar SIAP QRIS di Pasar 16 Ilir dan Pasar Modern Plaju. Kedua, perluasan Kerja Sama Antar Daerah (KAD), yaitu antara Kota Palembang dan Kota Lubuklinggau dengan Kabupaten Rejanglebong (Bengkulu) untuk komoditas cabai merah. Ketiga, peningkatan produksi melalui gerakan tanam (gertam) dengan penyaluran 78.000 benih cabai merah, implementasi green house, dilengkapi dengan edukasi kepada petani milenial,” pungkas dia. (FA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *