Meriahnya Lebaran di Kayuagung, Ada ‘Midang Bebuke’ Hingga Pelestarian Tradisi ‘Cang Incang’

OKI706 Dilihat

OKI pos kita id — Suasana lebaran di Kayuagung, Ogan Komering Ilir, Sumsel semakin meriah. Pagelaran Midang Bebuke atau arak-arakan pengantin berpakaian adat serta lomba sastra tutur ‘Cang Incang’ tampak lebih semarak.Tradisi unik turun temurun masyarakat Kayuagung, ini berhasil menyita perhatian ribuan masyarakat lokal maupun pemudik yang pulang kampung di hari lebaran.

.

Dari pantuan, Selepas Zuhur, tampak puluhan pasang pengantin terlihat berjalanan menyusuri sungai Komering diiringi musik jidur dari kelurahan masing-masing dan finish halaman Pantai Love Kelurahan Sida Kersa, Kayuagung pada Rabu, (2/4/25). Setibanya di lokasi finish, rombongan arak-arakan pengantin disambut Gubernur Sumsel, Herman Deru, Bupati OKI, Muchendi, Anggota DPR RI, Ishak Mekki, Forkopimda dan pejabat terkait.

.

Midang Bebuke, adalah arak-arakan muda mudi yang dilaksanakan setiap hari raya idul fitri tepatnya hari ke tiga dan ke empat. Tujuannya sebagai ajang untuk memperkenalkan pakaian aat, baik adat perkawinan maupun pakaian tradisi keseharian masyarakat suku Kayuagung secara turun temurun. Tradisi ini, sudah ada sejak abad ke-17.

.

“Secara pelaksanaan, bentuk midang terbagi dua versi, Midang Begorok untuk Persedakahan baik dalam bagian pernikahan maupun persedekahan acara hitanan) yang merupakan syarat perkawinan mabang handa. Sementara Midang Bebuke, arak-arakan muda mudi yang dilaksanakan setiap hari raya idul fitri untuk memperkenalkan pakaian aat, baik adat perkawinan maupun pakaian tradisi keseharian masyarakat suku Kayuagung,” Ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata OKI, Ahmadin Ilyas.

.

Seiring dan berjalannya waktu, midang ini terus mengalami perkembangan sehingga menjadi sebuah agenda pariwisata di OKI. Bahkan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya tak Benda (WBTB) oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Kenalkan Sastra Tutur ‘Cang Incang’ ditengah Terpaaan Teknologi Digital

.

Selain ‘Midang Bebuke’ Idul Fitri kali ini juga dimeriahkan dengan perlombaan ‘Cang Incang’ yang di ikuti oleh anak muda gen Z. Lomba ini bertujuan agar dapat menginspirasi lebih banyak anak muda OKI untuk mencintai dan mengerti nilai budaya daerah ditengah terpaan kemajuan teknologi digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


News Feed